Pengunjung mengamati layar digital yang menampilkan data pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 29/1/2026). IHSG pada sesi pertama kembali mengalami penghentian sementara perdagangan atau trading halt pada pukul 09.30 WIB namun mampu memangkas koreksi pada akhir sesi satu. IHSG tengah hari terperosok 492 poin atau ambles 5,91% ke level 7.828,47. Tekanan IHSG hari ini masih disebabkan Tekanan IHSG hari ini masih dibayangi oleh sentimen dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti kekhawatiran investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Sebanyak 720 saham turun, 65 naik, dan 22 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 32,75 triliun, melibatkan 42,91 miliar saham dalam 2,55 juta kali transaksi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tajam pada perdagangan Senin (18/5/2026) pagi hingga saat ini. Hingga pukul 11.43 WIB, IHSG turun 249,605 poin atau 3,71 persen ke level 6.473,714.
IHSG dibuka di level 6.628,976 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.631,282. Namun tekanan jual terus mendominasi perdagangan hingga indeks menyentuh level terendah di 6.398,786.
Grafik intraday menunjukkan pelemahan berlangsung sejak awal sesi perdagangan. Aktivitas perdagangan tercatat cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 20,727 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp11,532 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1,66 juta kali transaksi.
Mayoritas saham berada di zona merah. Sebanyak 689 saham melemah, sementara hanya 73 saham menguat dan 55 saham stagnan. Kondisi ini mencerminkan tekanan jual yang terjadi secara luas di pasar saham domestik.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat sebesar Rp11.368,497 triliun.
sumber : Antara

1 hour ago
1















































