Hutan Kota GBK Disulap jadi Ruang Kebugaran

1 week ago 10

KESADARAN masyarakat terhadap kesehatan yang semakin tinggi membuat aktivitas wellness atau kebugaran semakin diminati. Aktivitas seperti yoga, meditasi, hingga pilates yang menyeimbangkan kesehatan fisik dan mental kini menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. 

Fenomena itu terangkum dalam BRI Wellness Experience di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, pada 16-19 Juli 2026. Selama empat hari, kawasan ruang terbuka hijau di kompleks Gelora Bung Karno tersebut diubah menjadi arena yang memadukan aktivitas kebugaran, pameran produk wellness, serta hiburan.

Founder & CEO Plataran Indonesia Yozua Makes dalam pembukaan BRI Wellness Experience, di Hutan Kota by Plataran, Senayan, Kamis, 16 Juli 2026 mengatakan bahwa wellness kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, bukan lagi sekadar aktivitas rekreasi. "Kami ingin menghadirkan integrated platform yang mempertemukan alam, budaya, komunitas, hospitality, dan entertainment dalam satu pengalaman yang menyeluruh," kata Yozua. 

Pilihan Editor: Dari Yoga ke Bisnis Makanan Sehat

BRI Wellness Experience yang mengusung konsep Jakarta's First and Largest Immersive Wellness Garden Experience itu menghadirkan lebih dari 30 jenama mengisi area pameran yang tersebar di dalam maupun luar ruangan. Pengunjung dapat mengikuti beragam kelas, mulai dari yoga, mat pilates, pound fit, meditasi ringan dengan iringan harpa Maya Hasan, hingga step box. Tersedia pula kegiatan komunitas seperti lari bersama, panjat dinding, serta sejumlah sesi diskusi yang membahas nutrisi, kebugaran, hingga perkembangan terapi kesehatan.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam sambutannya mengatakan bahwa potensi ekonomi wellness terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Berdasarkan data Global Wellness Institute, nilai ekonomi wellness global mencapai 6,87 triliun dolar AS pada 2024 dan diproyeksikan meningkat dua kali lipat menjadi 12,75 triliun dolar AS pada 2030.

"Indonesia tercatat sebagai wellness economy terbesar di Asia Tenggara pada 2024 dengan nilai mencapai 55,77 miliar dolar AS (sekitar Rp 1.000 triliun)," kata dia.

Ia berharap wellness tourism dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai destinasi wellness tourism dunia yang didukung kekayaan tradisi, budaya, serta kearifan lokal yang autentik.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |