Film Horor Sofia Hadirkan Pemeran Lintas Generasi

10 hours ago 2

RUMAH produksi Lasisi Pictures secara resmi mulai melangsungkan proses pengambilan gambar utama film horor-psikologis berjudul Sofia. Film karya sutradara Adis Kayl Yurahmah ini menggabungkan aktor muda dengan senior dalam satu layar.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Karakter-karakter krusial dalam film ini akan dihidupkan oleh delapan pemeran utama, yaitu Anantya Kirana, Carissa Perusset, Wulan Guritno, Nugie, Kiki Narendra, Habil Nugraha, Leony V. H., dan Ayu Diandra.

Produser film Sofia, Ade Abu, mengatakan pemilihan jajaran pemain berdasarkan kapabilitas tinggi untuk mengeksplorasi narasi yang ditawarkan dalam film ini. Menurut dia, energi dari para pemeran muda yang dipadukan dengan pengalaman para aktor senior akan memberikan dimensi dan kualitas artistik yang tinggi pada film Sofia. “Seluruh persiapan pra-produksi telah rampung, dan tim akan segera memasuki proses syuting dalam waktu dekat," ujarnya di Cinepolis Senayan Park, Jakarta Selatan pada Senin, 13 Juli 2026.

Sedangkan sutradara Adis Kayl Yurahmah akan mengarahkan naskah orisinal yang ditulis oleh penulis skenario, Benjamin Bernard Chenier. Sinergi antara penyutradaraan Adis dan kedalaman narasi yang dibangun oleh Benjamin diharapkan mampu melahirkan sebuah karya bernuansa horor-psikologis yang kokoh. “Film ini berbicara tentang bagaimana kekerasan itu akan dianggap normal jika berlangsung terlalu lama,” tururnya.

Ia mengatakan melalui film ini ingin memberi pesan kepada penonton untuk melihat bahwa, keluarga, lingkungan, sistem, itu berperan signifikan dalam membentuk karakter seseorang yang punya luka dan trauma. “Film ini tentang kemanusiaan, makanya judulnya Sofia, berdasarkan karakternya. Melalui karakter ini ada pesan yang bisa diambil pelajarannya di kehidupan nyata bahwa kasih sayang itu bisa didapat dari tempat paling gelap sekalipun,” ujar Adis.

Aktor dan musikus Nugie mengatakan untuk terlibat di film ini menuju proses syuting, ia mempersiapkan diri dengan healing. “Karena baru film ini yang buat saya harus sepedaan sendiri. Ada tantangan memerankan karakter yang butuh fokus, makanya saya harus banyak-banyak healing untuk persiapannya,” kata dia.

Sementara Kiki Narendra menuturkan ketika membaca naskah skenario film Sofia, ia menyadari film ini cukup berat terutama perihal mental. Namun isu yang berat itu menjadi tantangan tersendiri bagi dia sehingga ingin terlibat dengan Sofia. “Itu yang membuat saya mau join di proyek ini, kemudian ya ada pelatihan menari, diskusi sama Adis. Masih ada beberapa hari lagi, untuk menenangkan diri dan membulatkan karakternya,” ujarnya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |