REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Erlazet Charity (Yayasan ERLA Global Charity) menggelar ER FEST (Erlazet Ramadhan Festival) dengan tajuk “Gapai Malam Seribu Bulan, Merayakan Ramadan dengan Karya” di Kantor Pusat Erlazet Charity, Duren Sawit, Jakarta, Sabtu (7/3/ 2026). Kegiatan ini menjadi wadah istimewa bagi anak-anak yatim binaan untuk mengasah keterampilan sekaligus memperdalam nilai-nilai keislaman di bulan Ramadan.
Beragam program dihadirkan dalam acara ini diantaranya Ramadan Desain Presentasi dan Ramadan Kreatif untuk pengembangan soft skill, hingga puncaknya yaitu GAMELAN (Gapai Malam Seribu Bulan) sebagai peringatan Nuzulul Qur’an.
Ketua 2 Erlazet Charity, Rafi Sina Almadani dalam sambutannya menyampaikan, program ini merupakan bagian dari rangkaian program Semarak Ramadan Berbagi Erlazet Charity. Ia berharap kegiatan yang mengintegrasikan keterampilan dan nilai-nilai keislaman ini bisa terus dikembangkan kedepannya.
“ER Fest ini kami hadirkan sebagai wadah untuk membangun kreativitas serta nilai spiritual bagi seluruh peserta yang hadir. Kami berharap program ini bisa terus dikembangkan sehingga mampu menjadi wadah yang besar kedepannya,”ucap Rafi Sina Almadani dalam sambutannya di Kantor Pusat Erlazet Charity, Jakarta.
Ia juga berharap melalui kegiatan yang bertepatan dengan momentum Nuzulul Qur'an pada 17 Ramadan ini dapat memotivasi adik-adik binaan untuk terus disiplin, menjaga etika, dan memperbaiki kualitas ibadah selama mengikuti seluruh rangkaian agenda ER FEST.
Setelah dibuka secara resmi, kemeriahan festival berlanjut dengan antusiasme dari para peserta yang mengikuti tiga rangkaian utama acara.
Pertama, Ramadan Desain Presentasi. Sesi ini menghadirkan suasana belajar yang interaktif, dimana para peserta diajarkan teknik visual untuk menyampaikan pesan secara efektif dan menarik. Seluruh peserta tampak antusias mempraktikkan cara menyusun materi presentasi dan desain yang kreatif.
Kedua, Ramadhan Kreatif. Sesi ini menjadi ruang ekspresi yang paling dinamis, rangkaian ini mengajak peserta mengasah bakat seni dan inovasi mereka melalui proyek sederhana yang diselenggarakan panitia.
Ketiga, GAMELAN (Gapai Malam Seribu Bulan). Sesi ini dihadirkan sebagai puncak spiritualitas dalam memperingati Nuzulul Qur'an, sesi ini berlangsung dengan sangat khidmat. Fokus utama dari rangkaian ini adalah mengajak peserta memperdalam tadarus dan refleksi diri agar Alqur'an benar-benar menjadi pedoman hidup yang diimplementasikan dalam keseharian.
Pada akhir acara, sesi buka bersama dan pemberian santunan diberikan kepada seluruh peserta yang merupakan anak yatim binaan Erlazet Charity.
Penanggung jawab ER Fest, Irwan Syukron mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut andil dalam kegiatan ini. Ia berharap, event ini kedepannya mampu diselenggarakan dalam skala yang lebih besar sehingga mampu memberi manfaat lebih dari yang diselenggarakan hari ini.
“Kami menghaturkan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut andil dalam ER Fest ini. Tentunya kami juga berharap apa yang kami selenggarakan ini bermanfaat untuk seluruh peserta yang hadir dan kedepan event ini mampu kami selenggarakan dalam skala yang lebih besar,” ucap Irwan.

2 hours ago
1
















































