Eks Petinggi Majelis China Divonis Seumur Hidup karena Suap

4 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING – Mantan pejabat tinggi Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (CPPCC), Li Weiwei, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Rakyat Menengah Hainan. Li dinyatakan bersalah menerima suap senilai 117 juta RMB (sekitar Rp284 miliar) dalam berbagai jabatan yang diemban sejak 2006 hingga 2024.

Pada Selasa (3/2), media pemerintah China melaporkan bahwa pengadilan juga mencabut hak politik Li seumur hidup dan menyita seluruh harta pribadinya. Upaya untuk mengembalikan kerugian suap yang belum terbayar akan terus dilakukan.

Li, yang pernah menjabat sebagai Komite Tetap Partai Komunis China (PKC) Provinsi Hunan dan Wakil Direktur Komite Kependudukan, Sumber Daya, dan Lingkungan Hidup CPPCC, terbukti menyalahgunakan jabatan dan pengaruhnya untuk keuntungan pihak lain, termasuk dalam kontrak proyek dan operasional bisnis.

Pengadilan menilai tindakan Li layak mendapat hukuman berat karena jumlah suap yang sangat besar dan kerugian luar biasa yang ditimbulkannya terhadap kepentingan negara dan masyarakat. Namun, pengadilan memberikan keringanan karena Li mengakui kejahatannya, secara sukarela melaporkan kasus suap yang belum diketahui penyidik, dan berusaha mengembalikan hasil suap.

Perjalanan Karier dan Kasus Suap Li

Li Weiwei, 67 tahun, berasal dari Hunan dan bergabung dengan PKC pada Juli 1976. Sebelum memasuki dunia politik, ia bekerja sebagai guru di SMA No. 2 Kota Zhuzhou, Hunan. Karier politik Li mencapai puncaknya ketika ia menjabat sebagai Wakil Direktur Komite Kependudukan, Sumber Daya, dan Lingkungan Hidup CPPCC ke-14, sebuah badan penasihat dan konsultasi di China.

Pada Juli 2024, Li mulai diselidiki atas dugaan pelanggaran serius terhadap aturan dan disiplin partai serta hukum negara. Ia resmi ditangkap pada Februari 2025, dan perkaranya disidangkan secara terbuka pada 6 November 2025.

Kasus suap yang melibatkan Li menambah daftar panjang pejabat korup yang dihukum dalam upaya pemberantasan korupsi yang diinisiasi oleh Presiden Xi Jinping sejak 2012. Sehari sebelum vonis Li, pengadilan rakyat menengah Kota Xiamen juga menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada mantan menteri kehakiman China atas kasus korupsi.

Data dari Komisi Pusat untuk Inspeksi Disiplin dan Komisi Pengawasan Nasional China PKC melaporkan bahwa sepanjang tahun 2025, sebanyak 69 pejabat setingkat provinsi atau lebih tinggi dan 983 ribu orang telah dihukum atas kasus korupsi.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |