Drone Kargo HY-100 Kantongi Sertifikasi, Bisa Angkut 1,9 Ton Logistik

3 hours ago 4

Pesawat tanpa awak (UAS) Hongyan HY-100 yang dikembangkan Ursa Aeronautical Technology Co., Ltd mengantongi sertifikasi di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Teknologi pesawat tanpa awak mulai masuk ke sektor logistik nasional untuk menjawab tantangan distribusi di wilayah kepulauan. Drone kargo kelas berat HY-100 kini mengantongi validasi sertifikasi di Indonesia.

Pesawat tanpa awak (UAS) Hongyan HY-100 yang dikembangkan Ursa Aeronautical Technology Co., Ltd. tersebut telah melalui proses validasi Type Certificate oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan.

Kasubdit Operasi Pesawat Udara DKPPU Capt. Reymon Palapa mengatakan, validasi dilakukan untuk memastikan teknologi UAS kelas berat dapat dioperasikan secara aman sesuai standar nasional.

“Validasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa teknologi UAS kelas berat dapat diintegrasikan dengan ekosistem penerbangan nasional tanpa mengabaikan aspek keselamatan,” ujarnya.

HY-100 memiliki bobot lepas landas maksimum 5,25 ton dengan kapasitas muatan hingga 1,9 ton. Pesawat ini mampu terbang hingga 1.800 kilometer dengan durasi operasi lebih dari 10 jam.

Kemampuan lepas landas di landasan pendek membuat pesawat ini dinilai cocok untuk melayani rute perintis dan distribusi logistik di wilayah terpencil.

Country Director PT Ursa Aero Indonesia Tendi Febrian mengatakan, teknologi ini ditujukan untuk mempercepat distribusi barang di wilayah 3T.

“HY-100 bukan sekadar pesawat tanpa awak, melainkan solusi infrastruktur udara. Dengan sertifikasi ini, kami membawa standar keamanan tinggi untuk mendukung distribusi logistik di wilayah 3T di indonesia secara lebih efisien,” kata Tendi.

Selain logistik, pemanfaatan UAS juga dikembangkan untuk sektor pertanian, penanganan bencana, hingga pengawasan wilayah.

PT Ursa Aero Indonesia juga menyiapkan pembangunan bandara khusus UAS di Simpenan, Sukabumi, seluas 43 hektare. Infrastruktur ini ditujukan untuk mendukung operasional dan pengembangan ekosistem logistik udara tanpa awak di Indonesia.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |