Dosen Cyber University Jadi Juri LKS ITSSB di SMK Negeri 47 Jakarta

5 hours ago 2

Dosen Prodi Teknologi Informasi Cyber University, Rizki Hesananda dipercaya menjadi juri LKS dalam bidang teknologi informasi di SMKN 47 Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rizki Hesananda, dosen Program Studi Teknologi Informasi Universitas Siber Indonesia, dikenal sebagai Cyber University, dipercaya menjadi juri Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang IT Software Solution for Business (ITSSB). Lomba berlangsung di SMK Negeri 47 Jakarta pada 6-7 April 2026.

Keterlibatan Rizki dalam ajang ini menjadi bagian dari kontribusi akademisi dalam mendukung pengembangan kompetensi siswa di bidang teknologi informasi. Dalam perannya sebagai juri, Rizki melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap kemampuan peserta, mulai dari perancangan sistem, keterampilan teknis pemrograman, hingga efektivitas solusi yang dihasilkan.

Ajang ini diikuti 11 peserta dari 4 SMK dan 1 SMA yang ditantang untuk mengembangkan aplikasi berbasis desktop menggunakan teknologi .NET pada hari pertama, serta aplikasi mobile berbasis Android pada hari kedua.

Sebagai praktisi IT dan web developer berpengalaman, Rizki menilai kemampuan peserta menunjukkan potensi besar untuk bersaing di dunia industri digital. Ia juga melihat adanya kesiapan dari para siswa dalam menghadapi tantangan teknologi yang terus berkembang.

“Siswa-siswa SMK luar biasa. Mereka mampu membangun software dengan kualitas baik dalam waktu relatif singkat. Ini menunjukkan kompetensi mereka sudah sangat siap untuk masuk ke dunia industri digital,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4/2026).

Cyber University yang dikenal sebagai The 1st Fintech University in Indonesia, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Keterlibatan dosen dalam LKS menjadi bentuk nyata menjembatani kebutuhan industri dengan dunia pendidikan.

Cyber University juga konsisten mengembangkan kompetensi digital mahasiswa, seperti di bidang software development, artificial intelligence, dan data science melalui kurikulum berbasis praktik dan industri.

Hal ini dilakukan untuk membekali mahasiswa agar mampu bersaing di era transformasi digital. Melalui kegiatan LKS ini, diharapkan siswa dapat terus mengasah keterampilan, meningkatkan daya saing, serta menumbuhkan inovasi di bidang teknologi informasi sejak dini.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |