Diskon Tol 30 Persen Cikampek–Kalikangkung Kurangi Kepadatan Mudik

7 hours ago 2

Foto udara antrean kendaraan memasuki Gerbang Tol (GT) Kalikangkung di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (14/3/2026). Berdasarkan data sementara Pos Pengamanan (Pospam) GT Kalikangkung pada H-6 Lebaran, jumlah kendaraan pemudik dari arah Jakarta yang melintasi gerbang tol tersebut rata-rata sebanyak dua ribu unit kendaraan per jam.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG — PT Jasa Marga menyampaikan bahwa penerapan diskon tarif tol sebesar 30 persen dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung mengurangi volume kendaraan pada puncak arus mudik 18 Maret 2026. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paalo, di Karawang, Ahad, mengatakan penerapan diskon tarif akan mendorong pemudik berangkat lebih awal sebelum puncak arus mudik.

"Ini memang merupakan strategi manajemen lalu lintas kami untuk disampaikan kepada semua pengguna jalan agar dapat memilih waktu-waktu potongan tarif tersebut sehingga dapat mengurai puncak arus mudik yang cukup padat," katanya.

Hal itu tampak dari volume kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama pada 14 Maret 2026 yang telah menembus 60 ribu kendaraan.

"Kami catat sudah 60 ribu kendaraan per 15 Maret 2026, dari sif satu sampai sif tiga. Berarti ini sudah menunjukkan bahwa antusiasme pengguna jalan cukup baik untuk dapat mengikuti potongan tarif tol," katanya.

PT Jasa Marga memberlakukan diskon tarif tol pada 15–16 Maret 2026 dalam rangka mendukung pelaksanaan mudik Lebaran 2026.

Ia mengatakan potongan tarif yang diberlakukan terdiri atas dua golongan. "Potongan tarif 30 persen untuk perjalanan menerus dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung," katanya.

Sementara itu, di ruas Batang–Semarang akan diterapkan potongan tarif yang berbeda, yaitu sekitar 46 persen bagi pengguna jalan yang melintas secara menerus melalui Gerbang Tol Kalikangkung.

PT Jasa Marga telah membuka 19 gardu pada Gerbang Tol Cikampek Utama di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan pada masa mudik Lebaran 2026.

"Gerbang Tol Cikampek Utama yang biasanya mengoperasikan 15 gardu, saat ini kami tingkatkan menjadi 19 gardu yang berfokus melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa," kata Ria.

sumber : ANTARA

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |