8000hoki List Akun situs Slots Maxwin China Terkini Sering Lancar Scatter Full Setiap Hari
hokikilat.com ID website Slot Gacor Philippines Terpercaya Pasti Win Full Non Stop
1000 Hoki Online List Agen website Slot Gacor Philippines Terbaru Sering Scatter Non Stop
5000hoki.com Agen server Slot Maxwin Philippines Terpercaya Mudah Menang Full Banyak
7000hoki.com List Akun server Slot Maxwin Japan Terbaru Mudah Scatter Full Setiap Hari
9000hoki.com Demo web Slots Maxwin Singapore Terbaik Sering Menang Full Terus
Alternatif Demo Slot Maxwin server Terkini Sering Menang Full Terus
Idagent138 Slot Anti Rungkad Terbaik
Luckygaming138 Daftar Slot Terpercaya
Adugaming Slot Gacor Online
kiss69 Daftar Akun Slot Anti Rungkat
Agent188 Daftar Slot Anti Rungkad Terpercaya
Moto128 login Slot Gacor Terbaik
Betplay138 login Akun Slot
Letsbet77 Akun Slot Online
Portbet88 login Akun Slot Anti Rungkad Terpercaya
Jfgaming168 Slot Terbaik
MasterGaming138 Daftar Slot Gacor Terpercaya
Adagaming168 Id Slot Game Terpercaya
Kingbet189 Akun Slot Game
Summer138 Id Slot Anti Rungkad Terbaik
Evorabid77 Slot Terpercaya
loading...
Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris memberikan keterangan saat konferensi pers penyampaian laporan kinerja periode 2019-2024 di Gedung ACLC, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2024). Foto: SINDOnews/Riyan Rizki
JAKARTA - Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan pimpinan KPK periode 2019-2024 kurang memiliki nyali dalam pemberantasan korupsi. Itu disampaikan anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris saat konferensi pers penyampaian laporan kinerja periode 2019-2024 di Gedung ACLC, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2024).
Dia menyinggung riwayat kasus etik yang menyeret sejumlah nama pimpinan KPK periode 2019-2024. “Bahwa dalam penilaian Dewas, pimpinan KPK belum dapat memberikan teladan, khususnya mengenai integritas. Ini terbukti dari tiga Pimpinan KPK yang kena etik dan anda semua sudah tahu siapa saja,” ujar Syamsuddin.
Tak hanya integritas, pimpinan KPK juga belum menunjukkan konsistensi dari sisi sinergitas. “Hal ini bisa kita lihat misalnya muncul secara publik misalnya statement pimpinan A kok bisa berbeda dengan Pimpinan B tentang kasus yang sama. Kami di Dewas sangat menyesalinya,” katanya.
Kemudian, pimpinan KPK belum berhasil membangun kerja sama yang baik secara internal maupun eksternal.
Pimpinan KPK saat ini juga tidak memiliki nyali dalam pemberantasan korupsi. Karena itu, dia berharap pimpinan berikutnya mempunyai nyali besar dalam pemberantasan korupsi.
“Apakah pimpinan itu ada atau memiliki nyali, mungkin ada, tapi masih kecil. Ke depan dibutuhkan pimpinan yang memiliki nyali besar dalam pemberantasan korupsi,” ujarnya.
(jon)
Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya