REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM), Yuliot Tanjung melakukan pengecekan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Senin (16/3/2026).
Hasilnya, ia menjamin pasokan listrik aman jelang Idul Fitri 1447 Hijriah. "Jadi untuk pasokan ketenagalistrikan kita melihat bagaimana PLTA Saguling persiapan secara keseluruhan. Jadi pasokan untuk Lebaran ini aman," kata Yuliot kepada wartawan.
Dirinya mengungkapkan, daya mampu pasok (DMP) secara nasional saat ini mencapai 51.967 Megawat (MW).
Prognosa kondisi pasokan tenaga listrik pada sistem nasional selama periode Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada kondisi aman dengan beban puncak di 35.017 MW sehingga terdapat cadangan 16.950 MW atau 48,40 persen.
"Beban puncak kita sudah 35 ribu MW, berarti untuk cadangan cukup baik jauh di atas rata-rata," ucap Yuliot. Kebutuhan listik Ramadhan dan Lebaran secara nasional itu di antaranya pasok dari PLTA Saguling yang dikelola PT PLN Indonesia Power UBP Saguling.
PLTA yang berada di Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, KBB itu memiliki kapasitas terpasang 4×175 MW. PLTA Saguling dioperasikan untuk mendukung beban puncak di sistem Jawa-Bali dan berfungsi sebagai pengatur frekuensi sistem dengan menerapkan load frequency control (LFC).
"Kesiapan pembangkit Saguling sudah kita maintenance jauh hari. Sehingga kalau kita lihat dari kesiapan potensi gangguan buat ke depan justru sangat minimal," ujar Yuliot.
Selain pasokan kelistrikan secara nasional, lanjut dia, PLN sudah menyiagakan personel hingga peralatan untuk mendukung kelancaran mudik lebaran 2026.
Sebanyak 72.056 orang personel sudah disiagakan untuk memastikan pasokan listrik aman dan terjaga. Sebanyak 3.790 Posko Siaga dan 437 lokasi Posko Mudik juga didirikan.
PLN juga menyiapkan 2.005 genset, 1.349 unit gardu bergerak (UGB), 773 unit uninterruptible power supply (UPS), 4.901 unit mobil, 4.594 unit motor, 429 unit truk crane dan 4.769 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) secara nasional.
"Harapannya dengan adanya Posko Nasional Sektor ESDM dan posko yang dilaksanakan di masing-masing unit, kesiapan energi bisa terkoneksi dan juga antisipatif terhadap kemungkinan-kemungkinan terjadinya gangguan," kata Yuliot.

7 hours ago
4















































