Candi Prambanan Tutup Saat Nyepi Meskipun Libur Lebaran Ramai Wisatawan

5 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Momen libur Lebaran 2026 diperkirakan membuat destinasi wisata di Yogyakarta dipadati pengunjung. Namun di tengah lonjakan wisatawan tersebut, kawasan Candi Prambanan justru bersiap menjadi pusat rangkaian ritual besar umat Hindu menjelang Hari Raya Nyepi.  Kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia ini memiliki peran penting sebagai ruang spiritual bagi umat Hindu.

Direktur Komersial InJourney Destination Management, Gistang Panutur menyampaikan, tahun ini, momentum libur Lebaran berdekatan dengan Nyepi sehingga menghadirkan dinamika tersendiri di kawasan tersebut. Pengelola kawasan Candi Prambanan tetap mengedepankan nilai toleransi dengan melakukan penutupan operasional meski jumlah wisatawan yang datang ke Yogyakarta diperkirakan meningkat selama musim liburan tersebut.

Seluruh aktivitas wisata di kawasan candi akan dihentikan selama satu hari penuh pada 19 Maret 2026 untuk menghormati peringatan Hari Raya Nyepi.

"Khusus di tanggal 19 Maret 2026, Candi Prambanan akan libur untuk menghormati dan juga memang selalu kami lakukan di Hari Raya Nyepi," katanya saat dijumpai seusai acara konferensi pers di Kompleks Candi Prambanan, Kamis (12/3/2026). 

Penutupan sementara dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai spiritual yang melekat pada kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia itu.

"Tahun ini menjadi momen yang sangat istimewa, karena periode Lebaran berdekatan dengan Hari Raya Nyepi. Kami maknai sebagai kesempatan untuk memberikan pesan diversity (keberagaman), harmoni dan juga toleransi di kawasan Candi Prambanan," ucapnya menambahkan.

Satu hari sebelum Nyepi, kawasan Prambanan juga akan menjadi lokasi penyelenggaraan upacara besar umat Hindu, yakni Tawur Agung Kesanga Nasional 2026. Puncak upacara dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret di Pelataran Wisnu Mandala, Prambanan.

"Melalui pendekatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kawasan Candi Prambanan tidak hanya menjadi salah satu destinasi wisata tapi juga ruang perjumpaan budaya dan spiritual yang menciptakan nilai toleransi dan keberagaman di Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Tawur Agung Nasional 2026, Bibit Hariadi, mengatakan rangkaian acara tersebut juga akan diwarnai dengan pawai ogoh-ogoh yang menjadi tradisi menjelang Nyepi. Dia memperkirakan sekitar 30 ribu hingga 35 ribu orang dari berbagai daerah seperti Jawa, Lampung, hingga Bali akan hadir dalam kegiatan tersebut. Selain sebagai ritual keagamaan, kegiatan ini juga dinilai menjadi daya tarik wisata sekaligus etalase budaya di kawasan Prambanan.

"Ogoh-ogoh ini karya anak-anak muda Jawa Tengah, kreativitas lokal, sekaligus daya tarik wisata," ucap Bibit dikutip dari situs resmi Humas Pemprov Jawa Tengah.

Setelah perayaan Nyepi berakhir, kawasan Candi Prambanan akan kembali dibuka untuk kunjungan wisatawan pada 20 Maret 2026

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |