BNPP dan Pertamina Foundation bekerja sama memperkuat ekonomi dan SDM kawasan perbatasan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP) memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan kemandirian ekonomi masyarakat perbatasan melalui kerja sama dengan Yayasan Pertamina Foundation. Kolaborasi ini difokuskan pada pelatihan, pemberdayaan, dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Sekretaris BNPP Komjen Pol Makhruzi Rahman dan Presiden Direktur Yayasan Pertamina Foundation Agus Mashud S Asngari.
“Kesepakatan ini berfokus pada pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di kawasan perbatasan dengan dukungan korporasi nasional,” kata Makhruzi dalam keterangannya, Ahad (15/2/2026).
Makhruzi mengatakan, kolaborasi tersebut bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat secara menyeluruh melalui peningkatan kualitas SDM dan penguatan ekonomi.
“Kerj sama ini kami rancang untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat perbatasan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan, dengan dukungan PT Pertamina (Persero),” kata Makhruzi.
Ruang lingkup kerja sama mencakup pelatihan dan pengembangan kewirausahaan, terutama bagi kelompok perempuan, serta pendampingan peningkatan kualitas SDM di kawasan perbatasan. Program ini juga mencakup pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, budaya, dan ekonomi.
Selain itu, kerja sama ini mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi tepat guna, termasuk pada sektor energi terbarukan.
“Kerja sama ini juga membuka peluang pengembangan bidang lain yang disepakati bersama sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Makhruzi.
Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dirangkaikan dengan Dies Natalis dan syukuran hari ulang tahun Pertamina Foundation yang dihadiri jajaran Komisaris dan Direksi PT Pertamina (Persero).
BNPP menilai sinergi ini penting untuk memperkuat pembangunan kawasan perbatasan secara inklusif dan berkelanjutan.
“Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas masyarakat, tetapi juga memperkokoh perbatasan sebagai beranda depan negara yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Makhruzi.

9 hours ago
1






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390103/original/004877800_1761227059-adam.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5390116/original/090162600_1761229244-20251023AA_Official_Training_Persija_Jakarta-02.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390165/original/033586000_1761235850-Persib_Bandung_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5233597/original/013085700_1748319472-IMG_9065.JPG)




