Benarkah SMK Negeri 1 Rancabali Bandung Ditutup?

3 hours ago 1

VIDEO seorang siswi SMK Negeri 1 Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang mengungkap sekolahnya akan ditutup viral di media sosial. Dalam video yang menggunakan bahasa Sunda itu, sang siswi meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak menutup sekolahnya.

Menanggapi beredarnya video tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto menjelaskan kronologi permasalahan terkait sekolah tersebut. "Sekolah itu bukan ditutup," kata Purwanto pada Kamis, 7 Mei 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Purwanto, SMKN 1 Rancabali hanya akan dipindah ke gedung baru. Ia mengatakan, selama ini sekolah itu menumpang di gedung sekolah lain. Purwanto mengatakan, Dinas Pendidikan awalnya ingin membangun gedung baru di Kecamatan Rancabali. “Namun karena daerah itu masuk kawasan hijau dan tidak ada lahan untuk membangun sekolah maka lokasinya ke daerah perbatasan antara Kecamatan Rancabali dan Ciwidey,” katanya. Lokasi baru SMKN 1 itu berdiri di atas lahan milik pemerintah daerah dan kawasannya zona kuning. 

Menurut Purwanto memang ada keluhan atau keberatan dari para siswa yang lokasi rumahnya lebih dekat dengan sekolah lama. Apalagi saat ini juga menjelang pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). SMKN 1 Rancabali memiliki empat jurusan yaitu Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian, Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura, Kuliner, dan Perhotelan. “Kalau misalnya mereka kejauhan dan siswa barunya banyak kita akan buka layanan di lokasi sekolah lama jadi kelasnya akan bertambah atau kelas jauh,” katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Disdik Jabar, Edy Purwanto menyampaikan klarifikasi lewat unggahan video juga di media sosial lewat akun resmi instansinya. Menurut Edy, SMKN 1 Rancabali di tempat yang lama belum memiliki gedung sendiri.

Kegiatan belajar mengajar masih meminjam pakai gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP) 3 Cipelah sejak 2013, juga bangunan Sekolah Dasar Negeri 4 Barutunggul sejak 2018. “Untuk itu Dinas Pendidikan Jawa Barat berinisiatif untuk mendirikan bangunan gedung sendiri untuk SMKN 1 Rancabali,” ujarnya Kamis, 7 Mei 2026.

Edy mengakui ada jarak tempuh yang berbeda antara sekolah yang baru dengan yang lama. Jarak tempuhnya berkisar antara 10-30 menit. Saat ini sekolah tersebut memiliki 337 siswa yang terdaftar aktif pada empat program keahlian. “Mulai 2026 rencananya semua anak-anak menggunakan lokasi yang baru,” katanya. Namun begitu ada pengecualian pada siswa di sekolah lama. 

Selain itu terkait dengan SPMB, Edy mengatakan orang tua atau calon siswa baru di wilayah Rancabali tidak usah khawatir. “Kami tetap menyediakan kuota khusus bagi siswa yang berdomisili di Kecamatan Rancabali,” ujarnya. 

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |