Bea Cukai Pacu Industri di Jateng, Produsen Tas Semarang Kantongi Fasilitas Kawasan Berikat

1 hour ago 1

Fasilitas ini memberikan kemudahan fiskal dan prosedural bagi pelaku usaha.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan DI Yogyakarta terus pacu pertumbuhan industri berorientasi ekspor melalui pemberian fasilitas kawasan berikat.

Terbaru, fasilitas tersebut diberikan kepada PT Inwa Bags Group, produsen tas di Semarang yang memproduksi tas ransel (backpack) dan tas perjalanan (travel bag) dengan potensi pasar global yang besar, Rabu (22/4/2026).

Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Agus Yulianto, menegaskan bahwa pemberian fasilitas ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan daya saing industri nasional.

“Fasilitas ini kami hadirkan untuk memberikan kemudahan fiskal dan prosedural bagi pelaku usaha, sehingga mereka dapat lebih fokus pada peningkatan produksi dan ekspor,” ujarnya dalam keterangan, Jumat (24/4/2026).

Melalui fasilitas tersebut, PT Inwa Bags Group memperoleh berbagai kemudahan, seperti penangguhan bea masuk dan pajak dalam rangka impor. Skema ini dinilai mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

Dari sisi ekonomi, kehadiran PT Inwa Bags Group membawa dampak positif bagi wilayah sekitar. Perusahaan ini diproyeksikan menyerap 374 tenaga kerja lokal pada 2026 dan meningkat menjadi 470 orang pada 2030.

“Penyerapan tenaga kerja ini menunjukkan bahwa fasilitas yang diberikan tidak hanya berdampak pada industri, tetapi juga langsung menyentuh masyarakat,” jelas Agus.

Nilai investasi perusahaan juga menunjukkan tren peningkatan, dari Rp 20 miliar pada 2026 menjadi Rp 30 miliar pada 2030. Agus menyebut, hal ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap iklim usaha yang semakin kondusif di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Ke depan, Kanwil Bea Cukai Jateng DIY akan terus melakukan pengawasan dan asistensi guna memastikan pemanfaatan fasilitas Kawasan Berikat berjalan sesuai ketentuan.

Agus menegaskan, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |