INFO TEMPO – Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri memiliki tanggung jawab untuk bagaimana mendongkrak kinerja, memotivasi, dan mendorong kepala daerah agar lebih berprestasi serta melaksanakan tugasnya dengan baik. “Sebagai kepala daerah yang dipilih rakyatnya, metode yang terbaik menurut saya adalah membuat iklim yang kompetitif. Saling bersaing secara sehat,” kata Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.
Untuk itu, Kemendagri menggelar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Dalam implementasinya, kompetisi ini tidak digelar secara seragam, Kemendagri memilih menggunakan pendekatan regional. Kegiatan dibagi dalam beberapa gelombang, menjangkau wilayah Sumatra, Kalimantan, Jawa-Bali, Sulawesi, Maluku-Nusa Tenggara, serta Papua.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Pada 25 April 2026, apresiasi untuk wilayah Sumatra sudah digelar di Palembang, Sumatra Selatan. Kini, acara yang sama akan digelar di Kalimantan. Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 akan digelar di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa, 5 Mei 2026.
Total terdapat 24 pemerintahan daerah yang akan mendapatkan apresiasi di Bumi Borneo. Untuk kategori Penurunan Tingkat Pengangguran akan ada satu provinsi, tiga kabupaten, dan dua kota yang mendapatkan apresiasi. Begitu juga pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, Pengendalian Inflasi, dan Creative Financing/Entrepreneur Government. Sementara baik provinsi, kabupaten, dan kota akan memperoleh insentif fiskal sebesar Rp 3 Miliar bagi juara pertama, Rp 2 Miliar juara kedua, dan Rp 1 Miliar untuk juara 3.
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN), Kemendagri, Yusharto Huntoyungo mengatakan, rangkaian persiapan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 sudah dilakukan sejak Februari. “Kami sudah mempersiapkan rangkaian kegiatan dan diharapkan Pak Menteri bisa hadir.”
Kegiatan ini, lanjut dia, untuk mendukung atau meningkatkan kinerja pemerintah daerah. “Untuk daerah yang menerima penghargaan akan lebih terpacu, sementara daerah yang belum akan berusaha untuk bisa menjadi pemenang dalam aspek lainnya.”(*)


















































