Apa Saja Hasil Pertemuan 5 Jam antara Prabowo dan Putin?

3 hours ago 1

SEKRETARIS Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya menyampaikan hasil pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin yang berlangsung selama lima jam di Moskow, Rusia, pada Senin, 13 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Teddy berujar, persamuhan Prabowo dengan Putin diawali dengan dua jam pertemuan bilateral dan dilanjutkan dengan tiga jam pertemuan empat mata. Pertemuan di Istana Kremlin itu disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama strategis kedua negara di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Menurut Teddy, pertemuan Prabowo dan Putin menghasilkan sejumlah poin kerja sama strategis, khususnya di sektor energi dan sumber daya mineral yang menjadi prioritas jangka panjang kedua negara.

“Disepakati beberapa poin, antara lain kerja sama di sektor ESDM jangka panjang, termasuk ketahanan energi minyak dan gas, serta hilirisasi,” tutur Teddy dalam keterangannya dikutip pada Selasa, 14 April 2026.

Selain bidang energi, Teddy mengatakan kedua negara juga menegaskan komitmen untuk melanjutkan dan memperluas kerja sama di berbagai sektor lainnya yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap pembangunan nasional.

“Keberlanjutan beberapa kerja sama di bidang pendidikan riset teknologi, bidang pertanian, dan bidang investasi di berbagai sektor terutama pembangunan industri di Indonesia,” kata Teddy.

Adapun menurut Teddy, Rusia memiliki posisi yang strategis dalam percaturan global, sehingga kemitraan antara Indonesia dan Rusia menjadi semakin relevan. “Kita ketahui bahwa posisi Rusia sangat strategis di dunia global, selain sebagai salah satu negara pemegang hak veto Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pendiri BRICS,” tutur Teddy.

Teddy berujar, Rusia juga merupakan salah satu kekuatan besar dunia dengan potensi sumber daya alam yang besar. Maka dari itu, Rusia bisa menjadi mitra penting bagi Indonesia dalam mendorong pembangunan jangka panjang.

Presiden Prabowo menemui Presiden Putin di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin waktu setempat. Dalam pertemuan itu, Prabowo menyampaikan apresiasinya terhadap Putin karena telah membantu Indonesia bergabung dalam kelompok negara BRICS. Prabowo menilai dukungan Rusia dalam proses bergabungnya Indonesia ke BRICS merupakan langkah penting bagi penguatan posisi Indonesia di kancah global.

Adapun BRICS merupakan kelompok negara berkembang utama yang berfungsi sebagai forum kerja sama ekonomi, politik, hingga keamanan. BRICS mulanya beranggotakan Brasil, Rusia, India, Cina, Afrika Selatan. Namun dalam perkembangannya, keanggotaannya bertambah mencakup Arab Saudi, Mesir, Etiopia, Iran, Uni Emirat Arab, hingga Indonesia.

Bagi Prabowo, Rusia juga telah memberikan dukungan terhadap berbagai kebutuhan penting Indonesia di sejumlah bidang strategis. "Dalam beberapa hal yang sangat penting bagi Indonesia, Presiden Putin mendukung dan memberi dukungan kepada keperluan-keperluan Indonesia," tutur Prabowo kepada Putin, dikutip dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.

Selain itu, Prabowo mengatakan kunjungannya ke Moskow juga untuk berkonsultasi ihwal kondisi geopolitik global. "Saya juga datang untuk konsultasi karena situasi geopolitik dunia mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat cepat,” tutur Prabowo.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |