INFO NASIONAL - Hadirnya platform investasi online telah memudahkan generasi muda dalam berinvestasi dengan modal kecil. Selain dapat memilih berbagai jenis instrumen investasi, platform investasi online juga bisa memantau pergerakan pasar dan melakukan analisa dengan mudah. Karena itu, penting untuk memilih aplikasi investasi reksadana dan saham terbaik berdasarkan profil risiko.
Namun, sebelum memilih platform investasi online yang tepat, penting untuk memahami profil risiko. Secara sederhana, profil risiko adalah tingkat kenyamanan terhadap fluktuasi atau naik-turunnya nilai investasi. Berdasarkan tingkat toleransi ini, investor dibagi menjadi tiga tipe utama, yaitu konservatif, moderat, dan agresif.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Setiap investor punya tujuan dan toleransi risiko yang berbeda. Ada yang berinvestasi untuk dana darurat jangka pendek, ada yang untuk membeli rumah dalam 5 tahun, dan ada juga yang untuk persiapan pensiun jangka panjang. Tujuan yang berbeda ini jelas butuh pendekatan investasi yang berbeda.
Aplikasi yang tepat dapat membantu investor memilih produk investasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan. Karena itu, memilih aplikasi yang memiliki fitur untuk mengenali profil risiko menjadi langkah awal yang sangat penting. Dengan begitu, investor dapat memperoleh rekomendasi produk reksadana yang selaras dengan tingkat toleransi risiko dan target finansialnya. Berikut beberapa aplikasi investasi reksadana terbaik di Indonesia yang dapat disesuaikan dengan profil risiko sekaligus ramah bagi pemula.
1. Ajaib
Ajaib cocok semua profil resiko seperti konservatif, moderan hingga agresif. Aplikasi investasi all-in-one ini memungkinkan investor membeli saham, reksa dana, ETF, obligasi, hingga kripto hanya dalam satu aplikasi. Dengan antarmuka yang simpel dan biaya transaksi yang rendah, Ajaib sangat ramah bagi pemula.
Keunggulan utama Ajaib antara lain kebijakan biaya transaksi 0 persen untuk reksa dana, pilihan produk yang sangat beragam, serta fitur auto beli untuk investasi rutin bulanan. Aplikasi ini cocok untuk pemula yang ingin memiliki fleksibilitas untuk mencoba berbagai produk investasi dalam satu platform.
2. Bibit
Bibit cocok untuk investor dengan profil risiko konservatif hingga moderat, terutama yang ingin fokus pada investasi reksadana dan obligasi. Aplikasi ini dikenal dengan fitur robo advisor yang secara otomatis merekomendasikan portofolio reksadana sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pengguna. Sebelum mulai berinvestasi, pengguna akan menjawab beberapa pertanyaan terlebih dahulu untuk menentukan profil risikonya, sehingga rekomendasi yang diberikan menjadi lebih tepat dan sesuai kebutuhan.
3. Makmur
Makmur adalah platform yang menawarkan berbagai produk investasi, termasuk reksa dana, dengan fitur yang cukup unik. Keunggulan utama Makmur fitur Robo Makmur yang membantu membuat portofolio reksa dana secara otomatis sesuai profil risiko. Makmur cocok untuk pemula yang ingin mendapatkan bantuan teknologi canggih dalam memulai investasi.
4. Bareksa
Bareksa dikenal sebagai pionir marketplace reksa dana online di Indonesia. Cocok untuk semua profil resiko, keunggulan utama Bareksa adalah pilihan produk reksa dana yang cukup lengkap serta fitur untuk membeli Surat Berharga Negara, dan emas. Aplikasi ini cocok untuk semua profil resiko, khususnya untuk pemula yang ingin memiliki banyak pilihan produk dan melakukan eksplorasi sendiri.
5. Tanamduit
Tanamduit cocok untuk investor dengan profil resiko konservatif dan moderat. Aplikasi investasi ini berfokus pada reksa dana dan SBN yang stabil. Keunggulan utama Tanamduit antara lain fitur edukasi untuk membuat target investasi. Tanamduit juga menyediakan fitur untuk membandingkan tiga produk reksa dana sekaligus dan gratis switching (pengalihan) reksa dana. Aplikasi ini sangat cocok untuk pemula yang ingin belajar investasi secara bertahap dengan antarmuka yang sederhana.
Cara Memilih Aplikasi Reksa Dana yang Tepat untuk Pemula
Selain mempertimbangkan profil risiko, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum memutuskan menggunakan suatu aplikasi investasi. Berikut diantaranya:
- Pastikanaplikasi sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
- Cekkemudahanpenggunaan aplikasi dan pilihlah aplikasi yang user friendly.
- Pastikanaplikasi tersebut menyediakan berbagai jenis reksa dana.
- Perhatikanbiaya dan minimum pembelian.
- Pilihaplikasi dengan fitur edukasi yang membantu.
Memilih aplikasi investasi yang tepat adalah langkah awal yang sangat penting untuk memulai perjalanan investasi. Jangan hanya tergiur oleh fitur-fitur canggih, tetapi pastikan aplikasi tersebut aman, sesuai dengan profil risiko, tujuan keuangan, dan tingkat kenyamananmu sebagai investor. Keuntungan reksadana tidak hanya soal imbal hasil, tetapi juga tentang kenyamanan dan ketenangan dalam berinvestasi. (*)














































