4 Amalan yang Pahalanya Terus Mengalir Meski Pelakunya Sudah Meninggal Dunia

22 hours ago 8

Ilustrasi anak saleh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Sesungguhnya amal seseorang akan terputus dengan kematiannya. Demikian pula aliran pahala yang terus diperbarui untuknya akan terhenti, kecuali dalam beberapa perkara.

Hal itu karena orang yang telah meninggal tersebut menjadi sebab lahirnya amal-amal itu. Anak yang saleh merupakan bagian dari hasil didikannya.

Demikian pula ilmu yang ia tinggalkan melalui pengajaran maupun karya tulis. Begitu juga perjuangan menjaga kaum Muslimin di jalan Allah dan sedekah jariyah, yaitu wakaf.

Berikut penjelasan mengenai amal-amal tersebut.

1. Meninggal dalam keadaan berjaga perang di Jalan Allah SWT

Ribath adalah menetap di suatu tempat yang menjadi perbatasan antara kaum Muslimin dan pihak yang memusuhi mereka, dengan tujuan menjaga dan melindungi kaum Muslimin.

Rasulullah SAW bersabda:

رِبَاطُ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ خَيْرٌ مِنْ صِيَامِ شَهْرٍ وَقِيَامِهِ، وَإِنْ مَاتَ جَرَى عَلَيْهِ عَمَلُهُ الَّذِي كَانَ يَعْمَلُهُ، وَأُجْرِيَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ، وَأَمِنَ الْفَتَّانَ

“Berjaga-jaga selama sehari semalam di jalan Allah lebih baik daripada berpuasa dan melaksanakan qiyam selama sebulan. Jika ia meninggal, amal yang biasa dilakukannya akan terus mengalir pahalanya, rezekinya tetap diberikan kepadanya, dan ia terlindungi dari fitnah.” (HR Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan:

وَبَعَثَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ آمِنًا مِنَ الْفَزَعِ الْأَكْبَرِ

“Allah akan membangkitkannya pada hari Kiamat dalam keadaan aman dari ketakutan yang paling besar.” (HR Ibnu Majah, dinilai sahih)

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |