Serukan Solidaritas Buat Gaza, Aktris Susan Sarandon Bilang Di-blacklist Hollywood

3 hours ago 3

Aktris AS Susan Sarandon menghadiri konferensi pers menjelang penerimaan Penghargaan Goya Internasional 2026 atas prestasi seumur hidupnya pada upacara penghargaan di Barcelona, ​​Spanyol, 27 Februari 2026. Upacara penghargaan Akademi Film untuk Oscar Spanyol akan berlangsung pada 28 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris peraih Oscar Susan Sarandon mengaku telah di-blacklist oleh Hollywood setelah secara terbuka menyerukan gencatan senjata di Gaza pada 2023. Bintang film Thelma and Louise ini diketahui ikut berunjuk rasa untuk mendukung rakyat Palestina pada periode setelah serangan 7 Oktober 2022.

Saat berada di Barcelona untuk menerima penghargaan lifetime achievement di ajang Goya Awards, Sarandon kembali menyinggung dampak dari sikap politiknya. la menyatakan dukungannya terhadap gencatan senjata di Gaza menyebabkan ia secara efektif di-blacklist di Hollywood dan agensinya, United Talent Agency (UTA).

"Saya dipecat oleh agensi saya, khususnya karena berdemonstrasi dan menyuarakan pendapat tentang Gaza, karena meminta gencatan senjata, dan menjadi mustahil bagi saya untuk tampil di televisi," kata dia seperti dilansir laman NME, Sabtu (28/2/2026).

"Saya tidak tahu apakah situasinya telah berubah akhir-akhir ini, tetapi, saya tidak bisa mengerjakan film besar apa pun, apa pun yang berhubungan dengan Hollywood," ujar Sarandon.

Sarandon mengatakan sejak saat itu ia lebih banyak menerima tawaran pekerjaan di luar sistem studio besar AS. la terlibat dalam film Italia The Echo Chamber bersama Alicia Vikander serta film independen Amerika The Accompanist. Pada tahun lalu, ia juga tampil di panggung West End London dalam produksi Mary Page Marlowe.

"Seorang sutradara Italia baru saja mempekerjakan saya, tetapi ia diberitahu untuk tidak mempekerjakan saya. Jadi, saat ini saya lebih mengkhususkan diri pada film-film independen kecil dengan sutradara yang belum pernah menyutradarai sebelumnya, dan film-film yang berada di Eropa atau di Italia. Jadi, itulah alasan utama mengapa saya tidak banyak bekerja," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Sarandon mengapresiasi pemerintah Spanyol karena konsisten membela Palestina dalam beberapa tahun terakhir. la juga kembali menegaskan pandangannya bahwa genosida Israel di Gaza Palestina adalah kejahatan yang mengerikan.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |