Serikat Pengemudi Kritik Pembentukan Ojol Kamtibmas

2 hours ago 2

SERIKAT Pengemudi Transportasi Indonesia (Spekta) mengkritik pembentukan Komunitas Ojek Online Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Ojol Kamtibmas). Organisasi itu dibentuk oleh Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya setelah unjuk rasa besar-besaran yang dipicu oleh kematian pengemudi ojek online, Affan Kurniawan.

Ketua Umum Spekta Iwan Setiawan mengatakan, pembentukan Komunitas Ojol Kamtibmas tidak memberikan dampak baik kepada para pengemudi ojol. "Itu penjinakan, ngapain polisi ngurusin ojol," ujar Iwan saat ditemui di tengah-tengah unjuk rasa perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di depan Gedung DPR/ MPR pada Jumat, 1 Mei 2026.

Menurut Iwan, komunitas tersebut justru seolah menjadi intel kepolisian. Anggota organisasi itu diminta untuk mendokumentasikan seluruh kegiatan demonstrasi hari ini dan melaporkannya ke polisi. 

Anggota Komunitas Ojol Kamtibmas bahkan diwajibkan untuk mengikuti apel setiap minggu di kantor polisi. Mereka bahkan diberikan gaji dan juga sembako. "Ini jadi seakan diadu domba," tutur Iwan kepada Tempo

Iwan mengatakan, ada banyak cara lain yang bisa dilakukan polisi untuk bisa membantu kesejahteraan pengemudi ojol. Misalnya mempermudah perpanjangan Surat Izin Mengemudi atau SIM dan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK agar tidak lagi harus berbayar. 

Sebelumnya, Wakil Kapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Dekananto Eko Purwono mengatakan komunitas ojol merupakan mitra strategis kepolisian. “Jadi teman-teman menjadi polisi bagi dirinya masing-masing dan lingkungan," ucap Dekananto, pada 26 September 2025 lalu.

Dekananto juga mengatakan, polisi berjanji akan memberikan insentif berupa uang pada anggota Ojol Kamtibmas. "Reward sebesar Rp 500 ribu dari Kapolda jika ada rekaman kejadian penting yang membantu pengungkapan kasus,” ujar Dekananto. 

Ketua Presidium Ojol Kamtibmas Edy Hidayat menyatakan, jumlah personel Komunitas Ojol Kamtibmas saat ini adalah dua orang dari tiap kecamatan di Jakarta Pusat. Mereka akan berkeliling seperti biasa sembari memantau situasi keamanan lingkungan.

Nabiila Azzahra ikut berkontribusi dalam penulisan artikel ini. 
Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |