Penanaman 525 bibit bakau di Pulau Pari oleh NNA dan Dus Duk Duk untuk menjaga ekosistem pesisir.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ekosistem pesisir menghadapi tekanan dari abrasi dan perubahan kondisi lingkungan yang dapat memengaruhi habitat flora dan fauna. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga kawasan pesisir adalah penanaman bakau, yang berfungsi sebagai pelindung alami pantai sekaligus mendukung ekosistem di sekitarnya.
Sebanyak 525 bibit bakau ditanam di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta, pada akhir Agustus 2026 melalui kolaborasi PT Niaga Nusa Abadi (NNA) dan Dus Duk Duk.
Bakau dari jenis Rhizophora banyak ditemukan di kawasan pesisir tropis dan subtropis. Vegetasi tersebut memiliki fungsi ekologis, antara lain membantu mengurangi dampak abrasi serta menyediakan habitat bagi berbagai organisme yang hidup di kawasan pesisir.
Penanaman tersebut juga dikaitkan dengan pengelolaan limbah kertas melalui kampanye Kertas Tanpa Batas yang digagas NNA sejak 2025. Program tersebut mengolah limbah kertas menjadi berbagai produk kreatif, sebelum kemudian dikembangkan dalam kegiatan lingkungan yang melibatkan mitra.
CEO Dus Duk Duk Arief Susanto mengatakan, kegiatan penanaman bakau menjadi salah satu bentuk keterlibatan perusahaan dalam kegiatan lingkungan di kawasan pesisir. “Kegiatan penanaman ini merupakan satu langkah bersama dalam memberikan manfaat bagi lingkungan. Kami sangat senang dapat menjadi bagian dari upaya yang berkelanjutan, serta turut mengambil peran dalam menjaga kelestarian bumi untuk generasi mendatang,” ujar Arief dalam siaran pers, Kamis (10/9/2026).
Perwakilan manajemen PT Niaga Nusa Abadi Arief Rachmansyah mengatakan, kegiatan tersebut juga memberikan pembelajaran mengenai fungsi bakau bagi ekosistem pesisir.
“Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan banyak pembelajaran mengenai manfaat bakau bagi ekosistem pesisir. Kedepannya, NNA terus berupaya memperkuat komitmen untuk menghadirkan berbagai inisiatif yang memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan bagi masyarakat maupun lingkungan,” kata Arief.
Penanaman bakau di kawasan pesisir tidak hanya berkaitan dengan jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga keberlanjutan pemeliharaan dan tingkat hidup tanaman setelah penanaman. Karena itu, efektivitas kegiatan rehabilitasi pesisir pada akhirnya akan bergantung pada perawatan, kesesuaian lokasi, serta pemantauan pertumbuhan bakau dalam jangka panjang.

5 days ago
21














































