REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertamina Patra Niaga (PPN) terus menjaga distribusi energi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa. VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron memastikan hal itu saat berbicara dengan awak media di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Menurut Baron, Tim PPN tetap standby secara bergantian untuk memastikan penyaluran BBM, gas, dan LPG kepada masyarakat terdampak berjalan lancar. Ia memastikan pihaknya turun ke lokasi saat gempa terjadi. Bahkan, Direktur Utama PERTAMINA langsung berada di tempat kejadikan untuk memantau kondisi infrastruktur dan penyaluran energi.
“Distribusi energi dari BBM, gas, dan LPG di sana tidak ada kendala,” kata Baron.
Baron mengungkapkan salah satu terminal Pertamina mengalami kerusakan cukup signifikan akibat gempa. Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengganggu operasional SPBU dan distribusi energi kepada masyarakat.
Tim Pertamina Peduli juga telah berada di lokasi sejak awal kejadian untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak. Di sisi operasional, Pertamina Patra Niaga terus melakukan pemantauan distribusi energi secara bergantian.
“Teman-teman dari Pertamina Patra Niaga terus standby di sana gitu ya, bergantian dan terus memonitor distribusi kepada masyarakat yang terdampak,” ujar Baron.
Ia menambahkan, kondisi infrastruktur dan operasional SPBU saat ini telah kembali normal. Sebanyak 58 SPBU yang terdampak situasi gempa telah kembali beroperasi.
Menurut Baron, Pertamina sempat menyesuaikan operasional SPBU ketika terjadi gempa susulan. Langkah tersebut dilakukan mengikuti prosedur operasional standar (SOP) Pertamina untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga.
Gempa susulan membuat pembukaan SPBU sempat disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Setelah situasi lebih aman, operasional SPBU kembali berjalan dan infrastruktur energi disebut telah pulih sepenuhnya.
“Tapi secara operasional dan infrastruktur sudah bisa kembali 100 persen normal,” ujar Baron.
Pertamina juga memastikan pemantauan terhadap penyaluran energi terus dilakukan di wilayah terdampak. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kebutuhan masyarakat terhadap BBM, gas, dan LPG tetap terpenuhi di tengah proses pemulihan pascagempa.
Pertamina Patra Niaga akan terus menjaga kesiapan personel dan memonitor distribusi energi di NTT. Langkah ini dilakukan agar pasokan energi tetap tersedia dan dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan selama masa pemulihan.

3 hours ago
5













































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)