Persiapan Bandara InJourney Airports Hadapi Arus Balik Lebaran

14 hours ago 4

TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 37 bandara yang dikelola Injourney Airports, siap menyambut penumpang pesawat pada arus balik Lebaran 2025. Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi memastikan kesiapan pada setiap titik layanan baik di area keberangkatan maupun kedatangan agar seluruh proses di bandara berjalan baik.  

Pada area keberangkatan penumpang pesawat, titik layanan yang menjadi fokus antara lain kelancaran akses kendaraan menuju terminal untuk mengantar penumpang.  

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“Lalu lintas kendaraan di dalam bandara termasuk akses menuju terminal sangat penting. Kami telah melakukan peningkatan fasilitas di sejumlah bandara untuk ini, seperti di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang sudah dilakukan penambahan lajur jalan dan penambahan akses menuju gedung parkir, lalu penataan ulang infrastruktur toll gate dan pelebaran akses jalan di jalur toll gate untuk keluar-masuk bandara,” papar Faik, dalam keterangan tertulis Sabtu, 5 April 2025.

Fokus lainnya pada area keberangkatan adalah memastikan kelancaran proses check in. Seluruh infrastruktur dan fasilitas bandara untuk mendukung check in dipastikan siap, antara lain sistem informasi, mesin self check in dan mesin self baggage drop

Area kedatangan 

Pada area kedatangan, InJourney Airports  bersama maskapai merencanakan dengan baik alur kedatangan mulai dari lokasi penempatan pesawat hingga penumpang meninggalkan bandara untuk menuju tempat tinggal.  

Perencanaan lokasi penempatan pesawat sangat penting untuk mendukung penanganan bagasi penumpang pesawat. “Penanganan bagasi menjadi titik penting pada arus balik. InJourney Airports sebagai operator bandara terus berkoordinasi dengan maskapai dan pihak ground handling untuk memastikan penanganan bagasi harus sesuai standar pelayanan termasuk terkait standar waktu pengantaran dari pesawat hingga ke baggage claim area di terminal untuk bagasi itu diambil penumpang pesawat,” jelas Faik.  

Ketersedian Transportasi Publik  

Titik penting lainnya pada area kedatangan adalah ketersediaan transportasi publik. InJourney Airports berkoordinasi dengan operator transportasi darat mulai dari taksi, taksi online, bus, shuttle dan kereta agar ketersediaan armada mencukupi untuk mengantarkan penumpang pesawat kembali ke kediaman masing-masing.  

“Di Bandara Soekarno-Hatta dilakukan peningkatan layanan moda transportasi darat, antara lain penyediaan dan penempatan QR code di beberapa titik terminal penumpang untuk pemesanan tiket bus Damri, serta penambahan informasi jadwal kereta bandara di terminal,” jelas Faik Fahmi.  

Pada arus balik ini, seluruh bandara InJourney Airports juga fokus dalam memastikan kebersihan tetap terjaga termasuk di fasilitas publik seperti toilet dan tempat beribadah. 

17 rute penerbangan baru

Sementara itu, menanggapi permintaan perjalanan yang meningkat signifikan selama periode Lebaran 2025, terdapat 17 rute penerbangan baru dari 10 maskapai penerbangan, baik rute domestik dan internasional di sejumlah bandara yang dikelola Injourney Airports. Di antaranya di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Bandara Sultan Mahumd Badaruddin II Palembang, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Zainuddin Abdul Majid Lombok, Bandara Ahmad Yani Semarang

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |