Penjelasan PSI soal Jokowi Letakkan Kaki di Atas Kepala Kerbau

7 hours ago 17

FOTO mantan Presiden Joko Widodo meletakkan kaki di atas kepala kerbau beredar di media sosial. Momen itu berlangsung saat Jokowi mengikuti prosesi penyematan gelar adat "Baginda Pemuka Bangsa" di Lampung pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Presiden ke-7 RI itu berada di Lampung untuk rangkaian kunjungan bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dipimpin anaknya, Kaesang Pangarep. Di sela-sela lawatan tersebut, Jokowi menyambangi Kedatun Keagungan Lampung dan mendapat gelar adat.

Foto Jokowi menginjak kepala kerbau diambil saat prosesi di Kedatun. Gambar itu mendapat sorotan setelah beredar di media sosial.

Salah satu kritik datang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), mantan partai Jokowi, yang menilai perilaku menginjak kepala kerbau adalah lambang ambisi kekuasaan eks kadernya itu. PDIP menggunakan banteng, binatang dari subfamili Bovinae seperti kerbau, sebagai simbol partai.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Bestari Barus mengatakan Jokowi hadir dalam prosesi adat di Lampung karena diundang tokoh masyarakat setempat. "Itu tokoh-tokoh masyarakat sana yang mengundang, jadi Pak Jokowi diberikan gelar," kata Bestari saat dihubungi pada Ahad, 28 Juni 2026.

Soal prosesi adat, Bestari berujar PSI tak bisa memberikan penjelasan secara lebih detail. Menurut dia, posisi kaki Jokowi yang berada di atas kepala kerbau juga hanya bisa dijelaskan dengan baik oleh para tokoh masyarakat Lampung.

Ia mengatakan, budaya tersebut lebih dimengerti oleh tokoh-tokoh yang memberikan penghargaan adat kepada Jokowi. "Itu kan adat budaya kita, bagian daripada adat budaya. Enggak mungkin Pak Jokowi kemudian melakukan hal-hal yang di luar daripada adat budaya tersebut," tuturnya.

Bestari menyayangkan ada orang-orang yang menuduh Jokowi punya niat buruk saat menaruh kaki di atas kepala kerbau. "Saya kira itu bukan kesengajaan, (bukan) supaya melambangkan sesuatu seperti dituduhkan oleh orang yang mulutnya nyinyir," ucapnya.

Menurut Bestari, Jokowi meletakkan kaki di atas kepala kerbau bukan bentuk kesombongan. Pihak yang menyatakan demikian, kata dia, bisa jadi telah menghina adat budaya yang dipelihara di Lampung.

Kritik terhadap Jokowi salah satunya datang dari politikus PDIP, Mohamad Guntur Romli. "Kepala kerbau yang diinjak melambangkan para pengikut Jokowi dan PSI yang terbuai di balik perilaku raja, padahal yang ada adalah ambisi kekuasaan tanpa batas untuk keluarga Jokowi," kata Guntur lewat pesan singkat, Ahad.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |