KETUA Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Fadil Imran, menargetkan tim putri Indonesia menembus semifinal Piala Uber 2026. Untuk membuka peluang itu, Indonesia dituntut mengatasi Kanada dan Australia di fase grup. “Kami berharap anak-anak bisa menembus semifinal,” kata Fadil dalam acara pelepasan kontingen di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Rabu, 15 April 2026.
Turnamen Piala Thomas dan Uber 2026 akan berlangsung di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei 2026. Tim Uber Indonesia tergabung di Grup C bersama Chinese Taipei, Kanada, dan Australia.
Menurut Fadil, kemenangan atas Kanada dan Australia menjadi kunci untuk membuka jalan ke fase gugur. “Kami berharap tim mampu mengatasi Kanada dan Australia terlebih dahulu agar bisa melaju ke babak berikutnya,” ujarnya.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Jika lolos dari fase grup, peluang untuk melangkah lebih jauh dinilai terbuka. Fadil berharap capaian tim putri setidaknya menyamai hasil di Kejuaraan Beregu Asia 2024, ketika Indonesia mencapai semifinal. “Mudah-mudahan mereka bisa kembali masuk semifinal,” kata dia.
Fadil menekankan bahwa nomor beregu memiliki karakter berbeda dibandingkan sektor perorangan. Ia menilai kekompakan dan kebersamaan tim menjadi faktor penentu. “Atmosfernya berbeda. Kekompakan bisa menjadi energi untuk mengalahkan siapa pun,” ujarnya.
Adapun di sektor putra, Indonesia dipatok target lebih tinggi, yakni juara Piala Thomas 2026. Indonesia berada di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Fadil menyebut Prancis dan Thailand sebagai lawan utama yang harus diantisipasi. “Kami berharap mereka bisa tampil maksimal,” kata Fadil.
Pelepasan tim Piala Thomas dan Uber 2026 dilakukan PBSI dalam rangkaian acara yang juga diisi dengan halal bihalal keluarga besar pelatnas serta dihadiri sponsor dan media. Momentum ini, menurut Fadil, bukan hanya menandai awal perjuangan tim, tetapi juga memperkuat kebersamaan.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI yang juga manajer tim, Eng Hian, mengatakan tim dijadwalkan berangkat ke Denmark pada 16 April 2026. Setibanya di Horsens, para pemain akan menjalani pemusatan latihan pada 18–21 April sebagai bagian dari adaptasi dan pematangan strategi.
Fadil juga mengingatkan para atlet untuk bertanding dengan penuh tanggung jawab sekaligus menikmati setiap pertandingan. Ia menilai kesiapan teknis harus berjalan seiring dengan kekuatan mental dan soliditas tim. “Dengan persiapan yang matang dan semangat kebersamaan yang kuat, kami optimistis tim Indonesia mampu memberikan hasil terbaik dan kembali mengharumkan nama bangsa,” ujarnya.
PBSI menjadwalkan kepulangan tim ke Indonesia pada 5 Mei 2026, setelah seluruh rangkaian turnamen selesai.
















































