REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal segera mengoperasikan LRT Jakarta Fase 1B (Velodrome-Manggarai) dalam waktu dekat. Rencananya, jalur baru itu akan diresmikan oleh Presiden RI pada 26 Agustus 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan, LRT Jakarta Fase 1B telah siap untuk beroperasi. Namun, masih ada beberapa pekerjaan yang mesti dilakukan agar proyek itu benar-benar siap digunakan, salah satunya adalah urusan persinyalan.
"Sekarang ini kita sedang finalisasi dan mudah-mudahan apakah tanggalnya berapa nanti biar istana yang menyampaikan, tetapi kami sudah berkoordinasi untuk bisa diresmikan pada bulan Agustus ini," kata Pramono di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).
Setelah LRT Jakarta Fase 1B itu beroperasi, Pemprov DKI Jakarta juga akan menambah jam operasionalnya menjadi mulai pukul 05.00 hingga 00.00 WIB. Selama ini, LRT Jakarta dari Kelapa Gading ke Velodrome diketahui beroperasi mulai pukul 05.30 hingga 23.00 WIB. "Tadi Dirut LRT sudah menyampaikan bahwa ini akan beroperasi sama dengan KRL, dari jam 5 pagi sampai dengan jam 00.00," ujar Pramono.
Ihwal tarifnya, Pramono mengaku belum membuat keputusan. Menurut dia, pihaknya bakal melakukan pembahasan lebih lanjut untuk menentukan besaran tarif LRT Jakarta setelah beroperasi sampai Manggarai. "Mengenai tarif, nanti akan diputuskan kemudian," kata mantan sekjen DPP PDIP itu.
Tarif LRT Jakarta yang berlaku saat ini adalah Rp 5.000 untuk rute Kepala Gading-Velodrome. Tarif itu berlaku tetap atau flat tanpa adanya perbedaan jarak.
Kepala Bidang Perkeretaapian Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Burniandito Sukma, mengatakan tarif LRT Jakarta saat ini didasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 34 Tahun 2019. Dalam Pergub itu, besaran tarif LRT Jakarta bersifat tetap Rp 5.000.
"Nah, sekarang kita sedang proses pembahasan usulan tarifnya. Tentunya kan kalau awalnya Pergub, kita juga akan menerbitkan Pergub," kata Burniandito.
Sambil menunggu regulasi baru, Pemprov DKI Jakarta akan memberlakukan tarif promo untuk LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai. Rencananya, tarif promo yang diberlakukan adalah Rp 1. "Nah, sambil itu berproses, mungkin tarif layanannya, mungkin kalau kita, bukan gratis lah, tapi Rp 1 untuk kepentingan transaksi aja," katanya.
Meski begitu, tarif promo hanya berlaku untuk rute Velodrome-Manggarai. Sementara untuk rute eksisting LRT Jakarta akan tetap dikenakan tarif Rp 5.000. Adapun LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai akan melintasi lima stasiun baru, yaitu Rawamangun, Pramuka, Kayu Manis, Matraman, dan Manggarai. Adapun panjang lintasan di rute baru itu mencapai 6,4 kilometer.

2 hours ago
1













































