Ketua Umum PWI Pusat Lepas Peserta Kemah Budaya Wartawan di Hari Pers Nasional 2026

3 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Ahmad Munir, melepas peserta Kemah Budaya Wartawan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Aula Gedung PWI Pusat, Jakarta, Kamis. Kegiatan ini akan dilaksanakan di perkampungan Suku Baduy, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, pada 16–17 Januari 2026.

Munir menyatakan bahwa Kemah Budaya Wartawan adalah terobosan baru dalam rangkaian HPN sejak pertama kali digelar pada 1982. Pemilihan lokasi di Baduy bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar langsung mengenai kehidupan masyarakat adat. "Di Baduy, teman-teman bisa belajar bagaimana menjaga alam dan hidup secara tradisional serta alami. Ini tempat yang cocok untuk melakukan capacity building di tengah situasi yang serba terbatas," ujar Munir, yang akrab disapa Cak Munir.

Munir juga berpesan agar peserta memahami dan menghormati adat istiadat masyarakat Baduy, termasuk larangan dan pantangan yang berlaku. Keteguhan masyarakat Baduy dalam menjaga alam dan komunitasnya diharapkan dapat menjadi pelajaran penting bagi wartawan dan sastrawan.

Prioritas untuk Wartawan dan Sastrawan Perempuan

Koordinator Kemah Budaya, Kunni Masrohati, menjelaskan bahwa kegiatan ini diprioritaskan bagi wartawan dan sastrawan perempuan dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Lampung, Palembang, Surabaya, dan Samarinda. "Wartawan dan sastrawan memiliki porsi yang berimbang, dengan jumlah peserta perempuan lebih banyak," kata Kunni.

Para peserta diminta untuk membuat karya tulis yang harus dikirimkan kepada panitia paling lambat 21 Januari 2026 pukul 18.00 WIB. Seluruh karya tersebut akan dibukukan dan diluncurkan pada acara puncak HPN 2026 di Banten pada 8 Februari 2026.

Panitia mengingatkan peserta untuk menjaga kondisi kesehatan karena medan perbukitan di Kampung Baduy membutuhkan stamina yang prima. Rombongan dijadwalkan akan diterima Bupati Lebak sebelum menuju homestay di Kampung Ketug, Desa Kanekes, untuk berdiskusi dengan pemuka dan masyarakat setempat guna memahami adat istiadat dan kehidupan Suku Baduy.

Pelepasan peserta tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PWI Pusat Zulmansyah Sakedang dan Ramon Damora, Ketua Departemen Seni, Musik, Film, dan Budaya PWI.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |