Kebakaran Hebat Landa Rumah Adat Sade Lombok, Ratusan Unit Diduga Terbakar

5 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TENGAH, – Kebakaran besar melanda kawasan permukiman rumah adat di Desa Wisata Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu malam (sekitar pukul 22.00 WITA). Peristiwa ini menghanguskan ratusan unit rumah tradisional yang mayoritas berbahan kayu, bambu, dan ilalang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Lombok Tengah, Supardan, mengonfirmasi bahwa proses pemadaman masih berlangsung hingga tengah malam. Puluhan unit mobil pemadam kebakaran gabungan dikerahkan untuk menanggulangi amukan si jago merah.

"Pemadaman hingga tengah malam ini masih berlangsung, karena bara api masih menyala," kata Supardan di Lombok Tengah, Sabtu malam.

Pengerahan Armada Gabungan

Untuk mempercepat penanganan, mobil pemadam kebakaran tidak hanya berasal dari Kabupaten Lombok Tengah. Bantuan signifikan juga datang dari Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Barat, Kota Mataram, serta Pemerintah Provinsi NTB.

"Mobil Damkartan yang diturunkan cukup banyak, karena sampai saat ini petugas masih melakukan pemadaman," ujar Supardan. Pihaknya menyatakan data pasti jumlah warga terdampak dan total rumah yang terbakar masih dalam proses pendataan.

Kronologi dan Kepanikan Warga

Kepala Desa Rambitan, Lalu Winakse, mengatakan bahwa hingga kini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, titik api pertama kali muncul dari salah satu rumah di tengah permukiman adat tersebut.

Api dengan cepat merembet ke bangunan lain karena karakteristik rumah adat Sade yang didominasi material mudah terbakar. Atap rumah menggunakan jerami, dinding dari anyaman bambu, serta lantai tanah liat yang dicampur kotoran kerbau dan abu jerami. Kondisi ini membuat api sulit dikendalikan.

Melihat kobaran api yang membesar, warga kampung adat Sade berhamburan menyelamatkan diri dan berusaha mengamankan barang-barang berharga mereka. Meski kerugian materi diperkirakan sangat besar, dalam peristiwa nahas ini dilaporkan tidak ada korban jiwa.

"Kami sedang melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak kebakaran," kata Lalu Winakse. Ia memperkirakan jumlah rumah yang terbakar mencapai ratusan unit.

Desa Sade sendiri merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Lombok yang dihuni oleh masyarakat Suku Sasak. Kawasan ini dikenal karena keasliannya dalam mempertahankan bentuk rumah dan tata kehidupan tradisional. Desa ini dihuni sekitar 700 warga dalam satu garis keturunan dan memiliki sekitar 150 rumah.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |