Jhonlin Group Fokus Selesaikan Proyek Food Estate di Papua Selatan

5 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Kuasa Hukum Jhonlin Group, Junaidi Tirtanata, menegaskan bahwa pihaknya tidak menghitung untung rugi dalam menjalankan Proyek Strategis Nasional (food estate) di Merauke, Papua Selatan. Proyek ini merupakan penugasan negara untuk mendukung swasembada pangan nasional.

"Kami sepenuhnya menjalankan penugasan dari negara untuk mendukung proyek strategis nasional demi tercapainya swasembada pangan yang permanen. Kita tidak berhitung untung rugi," ujar Junaidi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Junaidi juga menanggapi kritik yang mempertanyakan keterlibatan swasta dalam PSN tersebut. Ia membantah tudingan bahwa pihaknya mengajukan tagihan hingga Rp7 triliun kepada negara, serta isu bahwa wilayah Wanam akan diubah menjadi perkebunan kelapa sawit.

Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan

Proyek food estate di Merauke dinilai sangat strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendorong pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Program ini melibatkan kolaborasi antara Kementerian Pertahanan, Kementerian Pertanian, dan Jhonlin Group.

Program mencakup kegiatan cetak sawah, pengembangan tebu, serta optimalisasi lahan. Proyek ini diproyeksikan tidak hanya menopang swasembada pangan, tetapi juga membuka akses dasar yang selama ini terbatas di kawasan timur Indonesia, serta menciptakan ribuan lapangan kerja.

Dampak Sosial dan Ekonomi

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memastikan proyek ini terus berjalan dan menjadi salah satu pilar utama dalam strategi swasembada pangan nasional. Amran menegaskan bahwa pembangunan kawasan food estate, khususnya di Distrik Wanam, akan mempercepat pembangunan infrastruktur wilayah, termasuk jalan, pelabuhan, dan bandara.

Dari sisi sosial dan ekonomi, proyek ini juga dinilai membawa dampak positif bagi masyarakat lokal. Pemerintah telah menyalurkan ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang menjadi milik masyarakat setempat, yang digunakan untuk mengelola lahan pertanian secara mandiri.

Pemerintah juga membentuk Brigade Pangan yang seluruh anggotanya berasal dari masyarakat lokal, diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |