loading...
Jerman tidak akan kerahkan tentara ke Ukraina seperti yang akan dilakukan dua sekutu NATO, Inggris dan Swedia. Foto/DPA via DW.com
BERLIN - Jerman tidak akan mengirim tentara ke Ukraina sebagai pasukan penjaga perdamaian seperti yang akan dilakukan dua sekutu NATO, Inggris dan Swedia.
Alasan Berlin adalah karena Amerika Serikat (AS) juga tidak mengerahkan tentara ke negara yang sedang perang melawan Rusia tersebut.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth telah mengesampingkan pengerahan tentara Amerika ke Kyiv sebagai bagian dari jaminan keamanan potensial untuk Ukraina.
"Kami tidak akan berpartisipasi dalam skenario di mana keamanan Eropa dan Amerika berbeda, misalnya jika tentara Eropa dikerahkan tanpa keterlibatan penuh AS," kata seorang pejabat pemerintah Jerman kepada AFP, yang dilansir Selasa (18/2/2025).
Polandia sebelumnya juga menolak kemungkinan mengirim tentaranya ke Ukraina.
“Polandia akan mendukung Ukraina sebagaimana yang telah dilakukannya selama ini: secara organisasi, sesuai dengan kemampuan keuangan kami, dalam hal bantuan kemanusiaan dan militer,” kata Perdana Menteri Polandia Donald Tusk pada hari Senin.
“Kami tidak berencana untuk mengirim tentara Polandia ke wilayah Ukraina," paparnya.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, yang menggambarkan perang Ukraina sebagai “eksistensial", mengumumkan pada hari Minggu bahwa dia siap untuk mengirim pasukan sebagai bagian dari “jaminan keamanan” setelah gencatan senjata antara Moskow dan Kyiv disepakati.
Pada hari Senin, Swedia mengumumkan akan mengikuti langkah Inggris tersebut.
Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya