Ilustrasi membuat ukiran kayu.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di balik bilik-bilik sunyi Senenan, Jepara, ada denyutan kehidupan yang tersembunyi. Bukan sekadar suara pahat yang beradu dengan kayu, melainkan napas panjang sejarah, ketekunan, dan jiwa seni yang terukir dalam setiap lekukan.
Selama ini, karya agung tersebut seringkali hanya dipandang sebagai "kerajinan". Namun, seorang menteri datang dengan sebuah visi: mengangkat jiwa dari pahatan itu, mengubah statusnya dari produk fungsional menjadi karya seni adiluhung yang menuntut apresiasi yang lebih besar.
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan pentingnya perubahan paradigma ini. Beliau menekankan perlunya mengangkat ukiran Jepara sebagai karya seni sejati (artwork), sehingga mendapatkan nilai apresiasi dan penghargaan yang jauh lebih besar di mata dunia.
“Di sini kita bisa lihat karya-karya ukir Jepara sudah mendapatkan apresiasi yang tinggi. Banyak pesanan datang dari luar negeri. Kita ingin karya ukir Jepara bukan hanya sekadar kerajinan, tapi menjadi artwork, karya seni yang diakui,” ujar Menbud Fadli Zon dalam keterangan pers di Jakarta, Ahad.
Pernyataan ini bukan sekadar retorika. Saat melakukan kunjungan ke Sanggar Seni Ukir Kayu di Senenan, Jepara, pada Sabtu (15/11) lalu, Menbud Fadli Zon menyaksikan langsung proses kreatif tersebut.
Dalam kunjungannya, beliau menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap pelestarian dan pengembangan seni ukir Jepara. Seni ukir ini dianggap sebagai salah satu kekuatan budaya bangsa yang memiliki nilai sejarah, artistik, dan ekonomi yang tinggi.
Untuk mendukung visi tersebut, pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) telah mengambil langkah konkret. Mereka akan menggelar "Pameran Tatah 2026" yang dirancang khusus untuk menampilkan kekayaan ukiran Jepara di Galeri Nasional, Jakarta, pada 2026 mendatang.
Menurut Fadli Zon, "Pameran Tatah 2026" merupakan momentum penting untuk menampilkan karya seni ukir yang benar-benar mengedepankan nilai artistik tinggi, bukan sekadar nilai komersial.
sumber : Antara

2 weeks ago
13







































