REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Jawa Barat menjadi provinsi dengan realisasi investasi tertinggi pada kuartal IV 2025 dengan nilai Rp78,7 triliun. Kinerja tersebut ditopang kuatnya investasi sektor manufaktur yang terkonsentrasi di kawasan industri Bekasi, Subang, Karawang, hingga Purwakarta.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan, Jawa Barat masih menjadi primadona tujuan investasi manufaktur, terutama untuk industri kertas dan percetakan serta kendaraan bermotor. Selain itu, sejumlah proyek manufaktur asing masih berjalan dan menopang realisasi investasi daerah tersebut.
“Ada manufaktur yang masih berjalan dari Vietnam dan juga dari Cina,” kata Rosan, Kamis (15/1/2026).
Secara nasional, Rosan memaparkan realisasi investasi pada kuartal IV 2025 mencapai Rp496,9 triliun, naik 9,7 persen dibandingkan periode yang sama 2024 sebesar Rp452,8 triliun. Nilai tersebut mencerminkan sekitar 26,1 persen dari target investasi 2025 sebesar Rp1.905,6 triliun.
Dari sisi penyerapan tenaga kerja, investasi pada kuartal ini menyerap 754.186 orang atau meningkat hampir 30 persen. Penanaman modal asing (PMA) tercatat sebesar Rp256,3 triliun atau 51,6 persen, sementara penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp240,6 triliun atau 48,4 persen.
“Perbedaannya tidak terlalu banyak. Tetapi penanaman modal asing memang sedikit lebih tinggi dibandingkan penanaman modal dalam negeri,” ujar Rosan.
Meski nilai PMA lebih besar, Rosan menekankan laju pertumbuhan investasi PMDN justru lebih tinggi. Pertumbuhan PMA pada kuartal IV 2025 tercatat 4,3 persen, sedangkan PMDN tumbuh 16,2 persen. Menurut Rosan, kondisi ini tidak terlepas dari langkah pemerintah menjaga stabilitas politik dan ekonomi serta memperbaiki iklim investasi menjelang akhir 2025. “Ini direspons positif oleh para investor,” ujarnya.
Rosan juga menyebut realisasi investasi di Pulau Jawa mencapai Rp247,5 triliun atau 49,8 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan luar Pulau Jawa yang mencapai Rp249,4 triliun. Setelah Jawa Barat, provinsi dengan realisasi investasi terbesar pada kuartal IV 2025 adalah DKI Jakarta Rp66,8 triliun, Jawa Timur Rp40 triliun, Banten Rp38,6 triliun, dan Sulawesi Tengah Rp29,6 triliun.

2 hours ago
4
















































