Irjen Kemenhaj Sidak ke Dapur di Madinah: Jangan Ada Keterlambatan Pengiriman Makanan untuk Jamaah

8 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID,MADINAH — Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama, Dendi Suryadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dapur Uhud Astoneast, Madinah, Rabu (10/6/2026).

Fasilitas ini merupakan satu dari 23 dapur yang dikontrak untuk melayani kebutuhan konsumsi jamaah haji asal Indonesia selama berada di Kota Madinah. Dalam kunjungan tersebut, Dendi mengecek secara detail alur produksi dan standar operasional yang diterapkan oleh pihak penyedia jasa katering.

Di hadapan para pengelola, Dendi menekankan pentingnya menjaga standar layanan agar jamaah dapat beribadah dengan tenang.

"Saya minta pastikan seluruh distribusi konsumsi jamaah benar-benar tepat waktu, tepat jumlah, dan tentu saja harus tepat kualitas. Jangan sampai ada keterlambatan yang membuat jamaah kesulitan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi mereka,"kata Dendi.

Dapur Uhud Astoneast menjadi perhatian khusus karena dimiliki oleh warga negara Indonesia dan mempekerjakan banyak tenaga kerja asal tanah air, termasuk jajaran juru masak (koki). Dendi mengapresiasi hal tersebut dan mendorong agar cita rasa masakan nusantara tetap dipertahankan.

Ia menilai bahwa menyajikan makanan dengan cita rasa khas Indonesia sangat krusial untuk menjaga stamina dan selera makan jamaah selama menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.

Lebih lanjut, Irjen Kemenhaj juga mendorong agar pihak dapur lebih mengoptimalkan pasokan bahan baku, khususnya bumbu masakan, yang didatangkan langsung dari Indonesia. Langkah ini diambil bukan hanya untuk menjaga keaslian rasa, tetapi juga untuk memberdayakan produk dalam negeri.

Selain itu, Dendi mengingatkan pemilik agar mengelola manajemen keuangan dengan transparan, memastikan pemilik mendapatkan keuntungan yang utuh tanpa adanya kebocoran anggaran yang tidak semestinya.

Menanggapi arahan tersebut, pemilik Dapur Uhud Astoneast, Rosyida, memberikan jaminan penuh atas kualitas layanan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa pihaknya sangat berkomitmen menjaga kepuasan jamaah.

"Kami memastikan bahwa mayoritas bumbu yang kami gunakan memang didatangkan langsung dari Indonesia untuk menjaga cita rasa asli yang disukai jamaah, dan kami akan terus menjaga standar ini hingga seluruh rangkaian operasional haji selesai," ujar Rosyida. 

sumber : MCH 2026

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |