Indef Tekankan Pentingnya Pemilahan Sampah untuk Proyek PSEL

1 week ago 10

Pekerja memilah sampah di Rumah Pemulihan Material (RPM) Jatiwaringin, Tangerang. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat ekonomi Eko Listiyanto dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengungkapkan pemilahan sampah mulai dari tingkat rumah tangga hingga tempat penampungan menjadi kunci utama agar implementasi waste to energy atau pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) dapat berjalan secara berkelanjutan.

“PSEL ini menurut saya mendukung keberlanjutan atau sustainability. Hal yang harus dipastikan adalah jenis-jenis sampah sudah dipilah,” ujar Eko di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Di negara-negara maju, lanjutnya, pemilahan sampah telah menjadi budaya dan perilaku masyarakat. Namun, di Indonesia diperlukan edukasi yang berkelanjutan agar masyarakat terbiasa memilah sampah secara baik dan benar.

“Proses ini menjadi penting dan lebih kepada pembiasaan. Ke depan harus ada strategi bagaimana pemilahan sampah dimulai dari rumah tangga sehingga dalam proses PSEL benar-benar terkelola. Hal kecil seperti ini akan sangat membantu kelancaran implementasi PSEL,” kata Eko.

Sebagai informasi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan proyek PSEL akan segera diluncurkan mengingat volume timbunan sampah harian telah mencapai rata-rata 1.000 ton per hari. Oleh karena itu, pembangunan PSEL diharapkan mampu mengurangi beban lingkungan sekaligus menekan risiko kesehatan akibat penumpukan sampah.

PSEL merupakan proses pengolahan sampah yang tidak dapat didaur ulang melalui teknologi untuk menghasilkan energi, seperti panas, listrik, atau bahan bakar alternatif. Teknologi ini diharapkan dapat mendukung kemandirian energi nasional, mengurangi volume sampah terbuka, serta menekan ketergantungan terhadap energi konvensional seperti batu bara.

Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan, ketersediaan volume sampah yang disalurkan ke PSEL meliputi sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga, serta sampah yang berasal dari timbulan dan timbunan sampah.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |