Warga menggunakan rakit menyeberangi lokasi banjir di Desa Surianeun, Pagelaran, Pandeglang, Banten, Kamis (15/1/2026). Banjir akibat luapan sungai Cilemer dengan ketinggian satu meter yang terjadi di Kecamatan Pagelaran dan Patia tersebut hingga hari keenam belum kunjung surut mengakibatkan warga kesulitan untuk beraktivitas. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
Foto udara permukiman yang terendam banjir akibat luapan sungai Cilemer di Desa Surianeun, Pagelaran, Pandeglang, Banten, Kamis (15/1/2026). Banjir akibat luapan sungai Cilemer dengan ketinggian satu meter yang terjadi di Kecamatan Pagelaran dan Patia tersebut hingga hari keenam belum kunjung surut mengakibatkan warga kesulitan untuk beraktivitas. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
Warga mendorong motornya saat menerobos banjir di Desa Surianeun, Pagelaran, Pandeglang, Banten, Kamis (15/1/2026). Banjir akibat luapan sungai Cilemer dengan ketinggian satu meter yang terjadi di Kecamatan Pagelaran dan Patia tersebut hingga hari keenam belum kunjung surut mengakibatkan warga kesulitan untuk beraktivitas. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGLANG -- Warga menggunakan rakit menyeberangi lokasi banjir di Desa Surianeun, Pagelaran, Pandeglang, Banten, Kamis (15/1/2026).
Banjir akibat luapan sungai Cilemer dengan ketinggian satu meter yang terjadi di Kecamatan Pagelaran dan Patia tersebut hingga hari keenam belum kunjung surut mengakibatkan warga kesulitan untuk beraktivitas.
sumber : Antara Foto

2 hours ago
3
















































