Dunia Kerja Berubah Cepat, Talenta Jadi Penentu

1 hour ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perubahan kebutuhan dunia kerja membuat pengembangan kompetensi tenaga kerja semakin penting bagi perusahaan. Investasi pada talenta tidak hanya berkaitan dengan peningkatan keterampilan, tetapi juga kesiapan karyawan menghadapi perubahan bisnis dan mengambil peran kepemimpinan.

Salah satu pendekatan yang digunakan perusahaan adalah memberikan pengalaman kerja lintas fungsi, penugasan internasional, hingga pelatihan formal. Novo Nordisk Indonesia menerapkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui kombinasi pengalaman kerja, pembelajaran dari lingkungan kerja, dan pendidikan formal.

People & Organisation Associate Director Novo Nordisk Indonesia Adhika Widya Sena mengatakan, perubahan kebutuhan pasien dan lingkungan kerja membuat perusahaan perlu terus menyesuaikan cara kerja dan kapasitas karyawan.

“Seiring kebutuhan pasien yang terus berkembang, kami juga perlu terus belajar dan beradaptasi untuk terus memberikan dampak,” kata Adhika dikutip Selasa (8/9/2026).

Pengembangan SDM di perusahaan tersebut menggunakan prinsip 70:20:10. Sebanyak 70 persen pengembangan berasal dari pengalaman langsung, 20 persen melalui interaksi dan pembelajaran dari rekan kerja maupun pemimpin, sedangkan 10 persen berasal dari program pelatihan formal.

Pendekatan tersebut memberikan porsi lebih besar pada pengalaman kerja sehari-hari. Salah satunya melalui program STEP, yang memungkinkan karyawan menangani persoalan bisnis di luar lingkup pekerjaan rutin, bekerja lintas fungsi, serta mendapatkan mentoring untuk mengembangkan kapabilitas dan jejaring di lingkungan perusahaan.

Pengembangan kompetensi juga berkaitan dengan kesempatan karyawan untuk mengambil peran kepemimpinan. Per September 2026, karyawan perempuan mencakup 56 persen dari Management Team dan 57 persen dari jalur karier tingkat manajer di Novo Nordisk Indonesia.

Perusahaan tersebut juga tercatat memperoleh penghargaan Best Place to Work for Women pada 2021 dan 2025. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian terhadap praktik sumber daya manusia dan pengalaman karyawan.

Adhika mengatakan, pengembangan karyawan perlu ditempatkan dalam konteks perubahan kebutuhan perusahaan dan masyarakat yang dilayaninya.

“Dunia kerja akan terus berubah, begitu pula kebutuhan pasien dan komunitas yang kami dukung. Karena itu, kami berkomitmen terus mendengarkan, belajar, dan tumbuh bersama karyawan kami,” ujarnya.

Menurut dia, lingkungan kerja yang memberikan ruang bagi karyawan untuk mengembangkan potensi menjadi salah satu faktor yang membantu perusahaan beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan pasien dan dunia kerja.

Perubahan teknologi, kebutuhan konsumen, dan dinamika bisnis membuat kompetensi tenaga kerja perlu diperbarui secara berkelanjutan. Karena itu, investasi talenta tidak berhenti pada pelatihan, tetapi mencakup pengalaman kerja, pembelajaran bersama, serta kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |