REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Besar bayi dalam kandungan disebut dapat menjadi pemicu ibu hamil mudah terkena wasir atau ambeien. Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis bedah umum lulusan Universitas Indonesia dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp. B.
"Semakin besar bayi di dalam perut, backflow vena atau pembuluh darah baliknya tertahan, karena bayinya makin besar. Jadi akhirnya karena tidak bisa balik ke atas, akhirnya dia jadi ke bawah dan melebar," kata Franky beberapa waktu lalu.
Franky menyampaikan kondisi ini dapat mulai dirasakan semenjak bayi menginjak usia di atas 3 bulan dan dapat memengaruhi sirkulasi dalam pembuluh darah. Semakin besar ukuran tinggi dan berat bayi akan meningkatkan tekanan pada area panggul dan anus, sehingga ukuran pembuluh darah di area anus akan melebar layaknya varises yang dapat terlihat pada bagian kaki.
Menurut dokter yang bekerja di Rumah Sakit Pondok Indah-Puri Indah itu, wasir tidak dapat hilang sepenuhnya dan pelebaran pembuluh darah pada area tertentu masih dapat menetap. Para ibu hamil yang telah mengetahui kondisinya, katanya, juga kerap meminta agar permasalahan wasir ini dapat segera terobati di rumah sakit. Sayangnya, ia menganjurkan pengobatan dilakukan pascapersalinan selesai atau masa nifas berhenti agar tingkat keparahan wasir dapat dipantau lebih jauh.
"Makanya kalau ke ibu hamil saya suka bilang, ibu sembuh dulu, sampai bayinya lahir, sampai masa nifas selesai, kalau perlu sampai masa menyusui selesai, kita lihat seberapa kempes benjolannya," kata dia.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan agar ibu hamil dapat menjaga tekanan dalam tubuhnya, guna mengurangi perburukan kondisi wasir. Bagi ibu yang gemar olahraga misalnya, ia menganjurkan untuk menghindari yoga dan angkat berat terlebih dahulu agar tidak mengejan terlalu keras.
Wasir atau ambeien (hemoroid) adalah pembengkakan pembuluh darah vena (varises) di sekitar anus atau rektum bagian bawah. Pada kondisi normal, pembuluh darah vena di anus atau rektum akan menyalurkan darah kembali ke jantung.
Namun pada kasus wasir, pembuluh darah akan melebar dan darah dapat menumpuk serta membentuk benjolan lunak yang tidak normal di area anus. Benjolan tersebut terjadi karena adanya pembesaran pembuluh darah vena yang berisi darah. Selain kehamilan, penyebab umum lain yang memicu terjadinya wasir yakni mengejan saat buang air besar terlalu keras, duduk terlalu lama, dan obesitas.
sumber : Antara

6 hours ago
3















































