REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kalau mendengar kata Akuntansi, banyak orang langsung membayangkan angka, laporan keuangan, dan wajah serius yang jarang tersenyum. Padahal, di balik deretan angka itu, ada satu nilai yang justru paling krusial dan sering luput dibicarakan yaitu kejujuran.
Program Studi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) tidak ingin mahasiswa hanya mahir menghitung, tetapi juga paham makna dari setiap angka yang mereka olah. Karena dalam praktiknya, laporan keuangan bukan sekadar data, melainkan dasar pengambilan keputusan yang berdampak pada banyak orang.
Ketua Program Studi Akuntansi UBSI Syamsul Bahri menegaskan Akuntansi adalah ilmu yang menuntut integritas sejak awal proses belajar.
“Akuntansi bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga soal tanggung jawab. Mahasiswa kami dibekali pemahaman bahwa setiap angka yang disajikan harus bisa dipertanggungjawabkan secara etika,” ujar Syamsul.
Di tengah maraknya kasus manipulasi data keuangan, peran akuntan justru semakin strategis. Lulusan Akuntansi tidak lagi hanya bekerja di balik meja, tetapi terlibat langsung dalam menjaga transparansi dan kepercayaan publik, baik di perusahaan, lembaga pemerintahan, maupun organisasi non-profit.
Pembelajaran di Prodi Akuntansi UBSI dirancang agar mahasiswa tidak terjebak pada hafalan rumus semata. Mereka diajak memahami konteks, menganalisis kasus nyata, dan berlatih mengambil keputusan berdasarkan data yang valid. Dari laporan keuangan perusahaan hingga pengelolaan anggaran, semua dibahas dengan pendekatan aplikatif.
“Dunia kerja membutuhkan akuntan yang adaptif, kritis, dan mampu membaca situasi. Karena itu, kami menyiapkan mahasiswa agar tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menghadapi dilema profesional yang nyata,” kata dia.
Lulusan Prodi Akuntansi UBSI memiliki peluang karier yang luas, mulai dari akuntan perusahaan, auditor, analis keuangan, konsultan pajak, hingga pelaku usaha yang memahami kesehatan bisnisnya sendiri. Keahlian ini menjadi modal penting di era ekonomi digital yang menuntut kecepatan sekaligus ketelitian.
Melalui pendekatan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri dan nilai etika yang kuat, Prodi Akuntansi UBSI berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga dipercaya secara profesional.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong lahirnya generasi akuntan yang tidak hanya pintar menghitung, tetapi juga berani menjaga kebenaran di balik setiap angka. Karena dalam Akuntansi, yang paling mahal bukan kesalahan hitung, melainkan kehilangan kepercayaan.

2 days ago
7















































