4 Fakta Pencaplokan Gaza Versi PM Netanyahu, Salah Satu Merebut Benteng Hamas

2 weeks ago 11

logo-apps-sindo

Makin mudah baca berita nasional dan internasional.

Kanal

MNC Portal

Live TV

MNC Networks

Senin, 11 Agustus 2025 - 21:30 WIB

4 Fakta Pencaplokan...

PM Israel Benjamin Netantyahu ingin mencaplok Gaza. Foto/X

GAZA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan =bahwa ia berharap dapat menyelesaikan serangan baru ke Gaza "cukup cepat". Itu di tengah Dewan Keamanan PBB mendengar tuntutan baru untuk mengakhiri penderitaan di daerah kantong Palestina tersebut.

Netanyahu, berbicara setelah kabinet keamanannya pada hari Jumat menyetujui rencana yang banyak dikritik untuk menguasai Kota Gaza, mengatakan ia tidak punya pilihan selain "menyelesaikan tugas" dan mengalahkan Hamas untuk membebaskan para sandera yang disita dari Israel.

Kota Gaza, pusat terpadat di daerah kantong tersebut, diserang udara Israel pada Minggu malam dan setidaknya lima orang tewas di sebuah toko roti lapis di lingkungan Sabra, kata pejabat kesehatan di Rumah Sakit Al-Shifa.

Media Palestina melaporkan dua jurnalis Al Jazeera juga tewas ketika sebuah rudal menghantam tenda mereka di dekat rumah sakit, dan tembakan tank dilaporkan terjadi di area tersebut. Belum ada komentar langsung dari militer Israel.

4 Fakta Pencaplokan Gaza Versi PM Netanyahu, Salah Satu Merebut Benteng Hamas

1. Menguasai Benteng Hamas

Kantor Netanyahu mengatakan pada Minggu malam bahwa perdana menteri telah berbicara dengan Presiden AS Donald Trump mengenai "rencana Israel untuk menguasai sisa benteng Hamas di Gaza."

Sebelumnya pada hari itu, pemimpin Israel tersebut mengatakan bahwa serangan baru di Gaza bertujuan untuk menyerang dua benteng Hamas yang tersisa, yang disebutnya sebagai satu-satunya pilihannya karena penolakan kelompok Palestina tersebut untuk meletakkan senjata. Hamas mengatakan tidak akan melucuti senjata kecuali negara Palestina merdeka didirikan.

Tidak jelas kapan serangan tersebut, yang akan menjadi upaya terbaru dari serangkaian upaya militer Israel untuk mengusir militan dari Kota Gaza, akan dimulai.

"Batas waktu yang kami tetapkan untuk aksi ini cukup cepat. Pertama-tama, kami ingin memungkinkan terbentuknya zona aman agar penduduk sipil Kota Gaza dapat pindah," tambahnya.

wa-channel

Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

Follow

Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

Infografis

4 Fakta AS Melemahkan...

4 Fakta AS Melemahkan NATO, Salah Satunya Mesra dengan Rusia

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |