Kawasan Perkebunan Teh Sukawana di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 mengungkapkan 150 hektare lahan yang rusak di kawasan Pangalengan, Kabupaten Bandung, telah ditanami teh kembali secara bertahap. Total terdapat 14 ribu hektare lahan yang bakal ditanami teh kembali di seluruh area PTPN I Regional I.
"Alhamdulillah, di sana kita melakukan penanaman kembali area teh yang dilakukan pengerusakan oleh masyarakat, di mana area yang dirusak tadi hampir 150 hektare yang dirusak di sana," ucap Kepala Regional 2 Desmanto, Selasa (6/1/2026).
Ia menuturkan pihaknya melakukan penanaman bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi beberapa waktu lalu secara bertahap. Desmanto mengatakan luas area lahan yang sudah ditanami teh mencapai 10 hektare dengan bibit teh mencapai 115 ribu.
"Dengan tanaman naungannya juga sudah kita tanam tanaman kayuan, sekitar 400 pohon per hektare. Jadi hampir 4.000 pohon juga kita tanam sebagai tanaman pelindung," ucap dia.
Pihaknya memastikan bakal menanam teh di area 150 hektare itu. Pihaknya sudah menyiapkan 1.8 juta pohon bibit teh untuk ditanam pada bulan Agustus mendatang.
"Sambil menunggu bibit besar, hari ini kami menanam tanaman pelindung dulu Pak, tanaman kayuan. Jadi sekitar 400 pohon per hektare, itu tetap kita lakukan karena tanaman teh memang membutuhkan naungan," kata dia.
Ia menambahkan, pihaknya akan menanam total di 14 ribu hektare lahan yang telah digarap oleh masyarakat. Total pihaknya akan menanam 4.000 hingga 5.000 hektare per tahun.
"Tahun 2026, kita rencanakan tanam sekitar 4.000 hektare untuk kembali, mengembalikan area itu. Dan satu yang paling penting, kami akan menyiapkan 5.000 hektare area untuk konservasi di 11 kabupaten dan kota," kata dia.
Ia menambahkan lahan PTPN I Regional 2 di Jawa Barat dan Banten mencapai 113 ribu hektar. Terdiri dari Jawa Barat mencapai 102 ribu hektar.

1 day ago
3















































