UNISA Bandung Sabet Prestasi Nasional Lewat Orasi Soal AI dan Kesehatan

1 week ago 19

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Bandung meraih prestasi tingkat nasional. Ia bersaing dengan puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam Lomba Public Speaking Tingkat Nasional "Bersinergi dalam Kompetisi, Berkarya untuk Negeri" yang diselenggarakan Universitas Faletehan, 27-28 Juni 2026.

Isu perkembangan artificial intelligence (AI) terhadap ketimpangan sosial hingga efektivitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam mencegah stunting dan anemia dibawakan Rima Melati, mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan UNISA dalam ajang tersebut. 

Rima menuturkan, kompetisi ini diikuti sekitar 50 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia pada babak penyisihan. Dari jumlah tersebut, hanya 10 peserta terbaik yang lolos ke babak final. 

Pada babak penyisihan, Rima mengangkat tema "Kecerdasan Buatan dan Ketimpangan Sosial: Akankah Teknologi Menggantikan Kesempatan?" yang membahas dampak perkembangan AI terhadap kehidupan masyarakat. 

Setelah dinyatakan lolos ke babak final, ia kembali membawakan tema kesehatan "Dampak Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis terhadap Pencegahan Stunting dan Anemia." 

Meski hanya memiliki waktu persiapan satu hari, ia memanfaatkan setiap kesempatan untuk menyusun materi, memperdalam referensi, serta berlatih agar dapat menyampaikan gagasannya secara optimal.

Menurut Rima, kompetisi ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena tidak hanya menguji kemampuan berbicara di depan publik, juga melatih kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi, dan menyampaikan solusi terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat.

Pencapaian ini, kata dia, hasil dari proses belajar, kerja keras, serta dukungan berbagai pihak. ‘’Alhamdulillah, seluruh proses lancar hingga saya berhasil meraih prestasi di tingkat nasional,’’ katanya dikutip Sabtu (4/7/2026).  

Baginya, penghargaan ini bukan semata-mata soal hasil akhir tetapi juga bukti bahwa kesungguhan, kerja keras, dan keberanian mengambil peluang bisa menghasilkan sesuatu yang membanggakan bahkan ketika dihadapkan pada keterbatasan waktu.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada UNISA Bandung, keluarga, dan rekan-rekannya atas dukungan yang diberikan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi. 

Fasilitas yang disediakan kampus serta semangat dari orang-orang terdekat menjadi penyemangat untuk memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik UNISA Bandung di tingkat nasional.

"Saya ingin mengajak seluruh mahasiswa untuk tidak ragu mengikuti berbagai kompetisi sebagai sarana mengembangkan potensi diri. Jangan pernah takut mencoba hanya karena merasa belum cukup siap atau khawatir gagal.’’

Ia menambahkan, setiap kesempatan merupakan ruang untuk belajar, bertumbuh, dan memperluas pengalaman. Semoga pencapaian ini jadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama UNISA Bandung di tingkat nasional maupun internasional.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |