Home > Mobil Friday, 14 Nov 2025, 12:33 WIB
Toyota Australia resmi menghentikan penjualan Fortuner mulai pertengahan 2026
Dok. Toyota AustraliaMOTORESTO.ID, JAKARTA -- Toyota Australia dipastikan akan menghentikan penjualan Fortuner pada pertengahan 2026. Keputusan besar ini muncul setelah lebih dari satu dekade model tersebut kesulitan bersaing di pasar SUV Australia, bahkan kerap berada di posisi bawah daftar penjualan.
Tidak seperti di sejumlah negara lain yang akan kedatangan model penyegaran Fortuner tahun depan, pasar Australia justru tidak akan kebagian update tersebut. Toyota menilai model ini sudah tidak lagi relevan dengan tren konsumen setempat.
“Fortuner telah menjadi produk bagus bagi kami selama bertahun-tahun dan menemukan basis konsumen antusias yang relatif kecil,” ujar Sean Hanley, Wakil Presiden Divisi Penjualan dan Pemasaran Toyota Australia, dikutip dari CarExpert.
“Tetapi dengan pergeseran preferensi konsumen di Australia, kami membuat keputusan untuk tak melanjutkan Fortuner,” tambahnya.
Menurut Hanley, konsumen kini lebih memilih model lain seperti Hilux dan Land Cruiser Prado yang dinilai lebih sesuai kebutuhan.
“Sebagian besar pelanggan pindah ke Hilux, atau ke Land Cruiser Prado maupun 300 Series,” jelasnya.
Toyota sendiri memiliki banyak lini SUV di Australia, mulai dari Yaris Cross, C-HR, Corolla Cross, RAV4, Kluger, Land Cruiser Prado, Land Cruiser 300 hingga bZ4X. Persaingan internal yang ketat membuat Fortuner semakin sulit bersinar, apalagi ketika model seperti Land Cruiser Prado yang lebih mahal justru jauh lebih diminati.
Data penjualan memperkuat posisi tersebut. Sepanjang tahun ini Fortuner hanya terjual 2.928 unit, sementara Prado laku 23.298 unit, Ford Everest 21.915 unit, dan Isuzu MU-X 12.499 unit. Bahkan jika disandingkan dengan kompetitor sekelas seperti Mitsubishi Pajero Sport (5.014 unit), Fortuner tetap tertinggal jauh.
Penjualan terbaik Fortuner tercatat pada 2022 dengan 4.614 unit, namun angka itu masih tak mampu mengejar model-model populer lainnya. Sejak dipasarkan pada 2015 sebagai alternatif SUV diesel dari Kluger, kontribusinya terhadap total volume Toyota Australia terbilang kecil.
Meski demikian, Hanley menegaskan Fortuner bukan produk gagal. “Setiap produk yang kami luncurkan memiliki perannya masing-masing. Fortuner memang sukses dalam peran yang kami inginkan,” katanya. Ia menambahkan bahwa penghentian model ini merupakan langkah rasional dalam penyederhanaan jajaran produk Toyota.
Saat ini Fortuner dijual dengan harga AU$58.000–71.000 (sekitar Rp634–776 juta). Sebagai perbandingan, Land Cruiser Prado dibanderol AU$77.000–106.000 (Rp841 juta–Rp1,1 miliar).

2 weeks ago
6














































