Direktur Utama Adara Relief International, Maryam Rachmayani (tengah) bersama para pemeran pertunjukan teater saat konferensi pers di Gudskul, Jakarta, Ahad (30/11/2025). Adara Relief International kembali menggelar Palestina Festival yang mengangkat tema Never Ending Resilience for Humanity pada 28 Desember mendatang di Taman Ismail Marzuki.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kampanye kepedulian terhadap Palestina terus disuarakan di Tanah Air. Adara Relief Internasional akan menggelar Festival Palestina di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, pada 28 Desember 2025 mendatang. Gelaran tersebut menghadirkan aksi teater berjudul Di Balik Langit Gaza.
Direktur Utama Adara Relief Maryam Rachmayani mengatakan, Festival Palestina 2025 merupakan penyelenggaraan kedua kalinya. Pada 2024, gelaran serupa pernah digelar. Pada tahun ini, Festival Palestina diadakan dengan konsep kegiatan yang berbeda.
Kali ini dengan fokus pada kampanye melalui pasar seni dan eksebisi bertema kemanusiaan, ketangguhan, serta keteguhan masyarakat Palestina yang hingga kini masih menjadi korban penjajahan dan genosida Zionis Israel.
“Dua tahun penjajahan dan genosida Zionis Israel di Gaza membuktikan Palestina adalah bangsa yang tangguh. Meskipun mereka harus mengalami krisis kemanusiaan yang berat, mereka tetap mempertahankan keteguhannya dalam mempertahankan tanah air mereka. Karena itulah Palestine Festival tahun ini mengangkat tema utama Never Ending Resilience for Humanity (ketangguhan tanpa batas untuk kemanusiaan),” ujar Maryam saat ditemui Republika di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Ahad (30/11/2025).
Maryam menerangkan, Adara Relief Internasional dalam gelaran tahun ini memang menyajikan kampanye yang berbeda dengan fokus pada partisipasi kalangan yang lebih luas. Selama ini, kampanye dukungan terhadap Palestina yang digelar Adara Relief banyak menyasar kalangan ibu dan anak-anak. Namun, tahun ini Adara Relief ingin menampilkan kampanye melalui peran dan partisipasi para seniman serta para pemain peran.
Karena itu, kata Maryam, Adara Relief mencoba menggelar Festival Palestina dengan menampilkan teater Di Balik Langit Gaza.
“Memang di tahun ini, Festival Palestina yang digelar lebih banyak melibatkan tokoh-tokoh seniman dari kalangan pemeran (film). Kalau untuk kalangan ibu-ibu dan anak-anak, mungkin itu bagian dari kami. Tetapi kampanye Palestina ini juga harus menyentuh dan melibatkan kalangan seniman,” ujar Maryam.

1 hour ago
1















































