Skenario Mencekam Kiamat: Triliunan Bintang dan Planet Saling Bertabrakan

1 week ago 11

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Langit yang selama ini tampak kokoh dan tak tergoyahkan suatu hari akan pecah. Bintang-bintang berjatuhan, planet-planet saling bertabrakan, dan malaikat turun bergelombang membawa catatan amal seluruh manusia.

Gambaran dahsyat itu diabadikan Allah SWT dalam Alquran surat Al-Furqan ayat 25:

وَيَوْمَ تَشَقَّقُ السَّمَاۤءُ بِالْغَمَامِ وَنُزِّلَ الْمَلٰۤىِٕكَةُ تَنْزِيْلًا

Wa yauma tasyaqqaqus-samā`u bil-ghamāmi wa nuzzilal-malā`ikatu tanzīlā.

"(Ingatlah) hari (ketika) langit pecah mengeluarkan kabut putih dan malaikat diturunkan (secara) bergelombang."

Ayat ini menggambarkan salah satu fase paling menggetarkan dalam rangkaian peristiwa hari Kiamat. Menurut Tafsir Tahlili Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran Kementerian Agama RI, Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk menjelaskan kepada manusia tentang kedahsyatan hari akhir.

Pada saat itu, langit yang selama ini menjadi atap alam semesta akan pecah, sementara benda-benda langit yang berada di dalamnya kehilangan keteraturan dan hancur berantakan.

Tidak ada lagi keseimbangan. Planet, bintang, dan berbagai objek kosmik yang selama miliaran tahun bergerak pada orbitnya masing-masing akan kehilangan keteraturan yang ditetapkan Allah SWT. Gambaran tersebut juga dijelaskan dalam ayat lain.

Allah SWT berfirman:

وَّفُتِحَتِ السَّمَاۤءُ فَكَانَتْ اَبْوَابًاۙ ١٩ وَّسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًاۗ

Wa futihatis-samā`u fa kānat abwābā. Wa suyyiratil-jibālu fa kānat sarābā.

"Langit pun dibukalah, maka terdapatlah beberapa pintu, dan gunung-gunung pun dijalankan sehingga menjadi fatamorgana." (QS An-Naba: 19-20)

Bukan hanya langit yang berubah. Gunung-gunung yang selama ini tampak kokoh akan lenyap seperti fatamorgana. Seluruh tatanan alam yang dikenal manusia akan mengalami perubahan total. Apa yang selama ini dianggap abadi ternyata hanya sementara.

Gambaran serupa juga disebutkan dalam surat Al-Infithar:

اِذَا السَّمَاۤءُ انْفَطَرَتْۙ ١ وَاِذَا الْكَوَاكِبُ انْتَثَرَتْۙ ٢ وَاِذَا الْبِحَارُ فُجِّرَتْۙ ٣ وَاِذَا الْقُبُوْرُ بُعْثِرَتْۙ ٤ عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ وَاَخَّرَتْۗ

Iżas-samā`unfatharat. Wa iżal-kawākibuntatsarat. Wa iżal-bihāru fujjirat. Wa iżal-qubūru bu'tsirat. 'Alimat nafsum mā qaddamat wa akhkharat.

"Apabila langit terbelah; dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan; dan apabila lautan dijadikan meluap; dan apabila kuburan-kuburan dibongkar; (maka) setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikan(nya)." (QS Al-Infithar: 1-5)

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |