REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perkembangan robot humanoid memasuki tahap baru seiring meningkatnya tuntutan terhadap keamanan, perlindungan data, dan keandalan sistem sebelum teknologi tersebut diterapkan secara luas di ruang publik maupun lingkungan komersial. Pemenuhan standar internasional menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan robot berbasis kecerdasan buatan (AI) dapat beroperasi secara aman ketika berinteraksi dengan manusia.
Salah satu robot humanoid yang dikembangkan AiMOGA, Mornine, memperkuat kesiapannya untuk semakin diterima di pasar global. Mornine telah memenuhi tiga standar dan sertifikasi Uni Eropa yang mencakup aspek perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Ketiga standar tersebut adalah CE-MD (Machinery Safety Directive), EN 18031 (Cybersecurity and Data Protection), serta CE-RED (Radio Equipment Directive).
Pencapaian tersebut menjadi bagian dari proses AiMOGA dalam menyiapkan Mornine untuk penggunaan di berbagai pasar. Selain standar Uni Eropa, robot tersebut juga telah memperoleh sertifikasi FCC (Federal Communications Commission) di Amerika Serikat yang berkaitan dengan perangkat komunikasi nirkabel.
AiMOGA adalah anak perusahaan resmi dari Chery Group yang didirikan pada awal tahun 2025 untuk fokus di bidang teknologi kecerdasan buatan (AI) dan robotika. Presiden Chery International sekaligus President of AiMOGA Robotics Zhang Guibing mengatakan, pemenuhan sertifikasi tersebut berkaitan dengan aspek keselamatan dan keandalan teknologi sebelum diterapkan dalam kehidupan nyata.
"Bagi AiMOGA Robotics, sertifikasi tidak pernah sekadar menjadi tahapan administratif, melainkan menjadi awal perjalanan sebuah robot menuju penerapan di dunia nyata. Kami selalu menempatkan keselamatan, keandalan sistem operasional, serta perlindungan data sebagai prioritas utama," kata Zhang dalam keterangan resminya yang diterima Republika.co.id, Senin (7/9/2026).
Penilaian terhadap sejumlah standar tersebut dilakukan TUV Rheinland, lembaga pengujian, inspeksi, dan sertifikasi independen yang beroperasi secara global.
CE-MD mencakup penilaian terhadap aspek keselamatan mekanis, kelistrikan, dan fungsional. Penilaian juga mencakup desain mekanis, pengembangan sistem, serta integrasi antara perangkat keras dan perangkat lunak.
Sementara itu, EN 18031 berkaitan dengan keamanan siber dan perlindungan data pada perangkat yang terhubung. Mornine disebut telah memenuhi EN 18031-1:2024 untuk aspek keamanan siber dan EN 18031-2:2024 untuk perlindungan data.

1 week ago
32














































