Rahasia Layering Anti Ribet: Tampil Stylish, Nyaman, dan Tetap Proporsional

1 day ago 2

CANTIKA.COM, Jakarta - Ada banyak cara untuk tampil stylish dan salah satunya mengenakan busana dengan tenik layering, namun tak berlebihan dan tentunya nyaman. Layering bukan sekadar soal menumpuk pakaian, teknik ini adalah seni menata busana berlapis agar tetap nyaman dikenakan sekaligus terlihat stylish dan proporsional. Selain itu, layering yang tepat akan membuat outfit terlihat lebih hidup, dinamis, dan penuh karakter.

Soal trik layering, kunci utama saat mengaplikasikan teknik ini terletak pada pemilihan lapisan yang tepat, permainan proporsi, serta perpaduan tekstur dan warna yang seimbang. Berikut ini adalah panduan singkat dan mudah yang bisa kamu gunakan untuk menciptakan tampilan layering yang tepat.

Lapisan Dasar yang Ringan

Memerhatikan base layer adalah hal utama yang harus dilakukan, pilih item yang ringan, breathable, dan pas di badan seperti bodysuit, camisole, atau kaus polos. Lapisan ini berfungsi sebagai fondasi yang menjaga kenyamanan sekaligus membuat lapisan berikutnya jatuh lebih rapi. Base layer sebaiknya tidak terlalu tebal agar tidak menambah volume berlebihan saat dilapisi pakaian lain.

Mid-Layer untuk Struktur

Lapisan tengah berperan sebagai pusat dari penampilan. Sweater tipis, hoodie, blazer, atau bahkan dress bisa menjadi mid-layer yang fungsional sekaligus stylish. Di tahap ini, kamu bisa bermain dengan siluet dan karakter outfit. Mid-layer yang tepat akan memberi struktur pada tampilan tanpa menghilangkan fleksibilitas saat bergerak.

Outerwear yang Tepat

Outerwear menjadi lapisan terakhir yang menyatukan keseluruhan look. Jaket atau coat berpotongan oversized sering kali menjadi pilihan terbaik karena memberi ruang bagi lapisan di bawahnya tanpa membuat tubuh terlihat sesak. Outerwear yang terlalu ketat justru dapat merusak siluet dan membuat layering terasa dipaksakan.Tampil stylish dengan blazer. Foto: Freepik

Proporsi dan Volume

Salah satu kesalahan umum dalam layering adalah mengabaikan proporsi. Untuk menjaga tampilan tetap seimbang, padukan item yang fitted dengan potongan yang lebih longgar, misalnya dengan celana ramping dengan jaket oversized, atau atasan pas badan yang dilapisi sweater tebal. Pastikan tetap ada area tubuh yang terlihat ramping, seperti pergelangan tangan, pergelangan kaki, atau garis bahu, untuk membantu menciptakan siluet yang sleek meski mengenakan banyak lapisan.

Bermain dengan Tekstur dan Material

Untuk menciptakan kedalaman tampilan tanpa menambah volume, kamu bisa mengkombinasikan berbagai tekstur kain. Padukan material lembut seperti satin atau kain matte dengan sentuhan glossy. Kontras tekstur ini membuat tampilan layering terasa kaya dan tidak membosankan. Sebagai contoh, kamu bisa memadukan chunky knit yang dipadukan dengan slip dress berbahan satin dan menciptakan keseimbangan antara kasual dan feminin.

Eksplorasi Warna dan Motif

Warna netral seperti hitam, putih, krem, dan abu-abu selalu aman untuk layering karena mudah dipadukan dan terlihat elegan. Meski begitu tidak ada salahnya menambahkan aksen warna bold untuk memberi karakter, baik lewat outerwear, scarf, atau tas. Untuk motif, padukan pola dengan item polos agar tampilan tetap seimbang. Jika ingin mencampur motif, pilih pola yang subtil agar tidak saling bertabrakan.

Pilihan Editor: Tren Denim 2026: Lebih Longgar, Adaptif, dan Fleksibel

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |