PRESIDEN Prabowo Subianto langsung bertolak ke Jakarta setelah melakukan kunjungan kenegaraan di Paris, Prancis, sejak Selasa, 26 Mei 2026. Kepala Negara lepas landas dari Bandara Orly, Paris, menuju Jakarta pada Jumat, 29 Mei 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Dilansir dari keterangan pers yang dirilis oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Prabowo dilepas oleh sejumlah pejabat Prancis di antaranya Menteri Urusan Frankofoni, Kemitraan Internasional, dan Warga Negara Prancis di Luar Negeri Eléonore Caroit dan Gubernur Militer Paris Jenderal Loïc Mizon.
Di bawah tangga, sejumlah pejabat turut mengantar, antara lain, Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis Mohamad Oemar, serta Atase Pertahanan RI di Paris Marsma TNI Hendra Gunawan.
Sementara itu, dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. “Selama berada di Paris Prabowo menjalani sejumlah agenda penting dalam rangka mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis,” demikian tulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Jumat.
Sebelumnya, Prabowo disebut akan melanjutkan agendanya ke Austria dan Hungaria setelah menuntaskan agenda di Prancis. Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso menuturkan Prabowo semula akan melawat ke tiga negara di Eropa dalam kunjungan kenegaraan kali ini.
“Ada tiga negara Eropa yang dikunjungi oleh Presiden Prabowo di Akhir Mei 2026 ini, yaitu Prancis, Austria, dan Hungaria. Ketiga Negara ini memiliki posisi strategis yang dibutuhkan Indonesia,” kata Sugiat dalam keterangan tertulis pada Jumat, 29 Mei 2026.
Sugiat belum merepons saat dimintai konfirmasi ihwal batalnya kunjungan Prabowo ke Austria, dan Hungaria. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari juga tidak membalas pesan konfirmasi yang dikirim melalui nomor telepon selulernya.
Adapun Sugiat sebelumnya mengatakan Prabowo tengah menjalankan prinsip politik bebas aktif dengan diplomasi proaktif melalui kunjungan ke berbagai negara. Wakil Ketua Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat ini meyakini bahwa kunjungan berulang ke Prancis merupakan upaya membangun kedekatan politik dengan Prancis yang memiliki kekuatan militer dan teknologi terbesar di Eropa Barat.
Sugiat lalu mengklaim kunjungan marathon Prabowo dari Prancis, Austria hingga Hungaria telah diperhitungkan sebagai langkah taktis mengamankan peluang investasi dan hilirisasi. Apalagi, kata dia, Indonesia juga memiliki sekitar 65 persen cadangan nikel dunia yang dicari industri kendaraan listrik global.
Dian Rahma Fika berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Pilihan editor: Buat Apa Prabowo Bolak-Balik ke Prancis


















































