PBSI Istirahatkan Raymond/Joaquin dan Evaluasi Fajar/Fikri, Absen di Australian Open

6 days ago 17

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PBSI memutuskan menarik dua pasangan ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dari ajang Australian Open 2026 yang berlangsung di Sydney pada 9-14 Juni.

Pelatih ganda putra utama Indonesia Antonius Budi Ariantho menjelaskan, keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan berbeda. Fajar/Fikri akan menjalani evaluasi menyeluruh setelah hasil yang diraih pada Polytron Indonesia Open 2026 belum memenuhi target yang ditetapkan, sementara Raymond/Joaquin membutuhkan waktu pemulihan lebih panjang setelah tampil hingga final.

Menurut Antonius, Indonesia Open merupakan salah satu turnamen penting dalam program pembinaan PBSI sehingga hasil yang diperoleh menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Indonesia Open merupakan salah satu milestone yang penting bagi PBSI. Namun hasil yang diraih pasangan Fajar/Fikri masih belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh sebagai bahan perbaikan ke depannya," kata Antonius dalam keterangan resmi PBSI, Senin.

Fajar/Fikri tersingkir pada babak pertama Indonesia Open setelah dikalahkan pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi, dengan skor 13-21, 14-21. Selain itu, Australian Open juga tidak masuk dalam agenda prioritas pasangan tersebut pada periode saat ini.

PBSI memilih mengalihkan fokus Fajar/Fikri untuk mempersiapkan sejumlah turnamen yang dinilai lebih strategis, termasuk Kejuaraan Dunia dan Asian Games.

Sementara itu, penarikan Raymond/Joaquin dilakukan demi menjaga kondisi fisik keduanya, terutama Raymond yang belum lama pulih dari cedera lutut. Pasangan muda Indonesia tersebut baru saja menorehkan menjadi runner-up Indonesia Open 2026.

Pada partai final, Raymond/Joaquin harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21-13, 18-21, 10-21.

Antonius menilai jeda waktu antara final Indonesia Open dan pertandingan pertama Australian Open terlalu singkat sehingga berisiko terhadap kondisi pemain.

"Untuk Raymond/Joaquin, saya melihat dengan masa recovery yang singkat dari final Indonesia Open menuju laga pertama Australian Open, apalagi Raymond baru pulih dari cedera lututnya. Menurunkan mereka di Australia punya risiko cederanya kambuh," ujar Antonius.

Keputusan menarik kedua pasangan tersebut diambil setelah melalui diskusi antara tim pelatih dan tim pendukung. PBSI menilai langkah itu merupakan pilihan terbaik untuk menjaga kesiapan atlet menghadapi agenda yang lebih panjang sepanjang musim.

Meski kehilangan dua pasangan, Indonesia tetap mengirimkan sejumlah wakil pada Australian Open 2026. Di sektor ganda putra, Merah Putih masih mengandalkan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Bagas Maulana/Muh Putra Erwiansyah, serta Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.

Pada sektor tunggal putra, Indonesia menurunkan Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan, dan Mohammad Zaki Ubaidillah. Sementara di ganda putri terdapat pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

Adapun sektor ganda campuran akan diwakili Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja. Rinov Rivaldy juga dijadwalkan tampil dengan pasangan tuan rumah Australia, Jane Gao.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |