Nasi (ilustrasi). Karbohidrat bukan sekadar sumber energi biasa, melainkan pilar utama guna menunjang aktivitas fisik agar tetap optimal meskipun tubuh sedang dalam kondisi tidak mendapatkan asupan makanan maupun minuman selama belasan jam.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjalankan ibadah puasa Ramadhan sembari tetap aktif berolahraga sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. Menanggapi fenomena ini, dokter spesialis kedokteran olahraga lulusan Universitas Indonesia, dr Risky Dwi Rahayu, M.Gizi, Sp. K.O, mengungkap fakta krusial mengenai manfaat penting karbohidrat bagi tubuh.
Karbohidrat bukan sekadar sumber energi biasa, melainkan pilar utama guna menunjang aktivitas fisik agar tetap optimal meskipun tubuh sedang dalam kondisi tidak mendapatkan asupan makanan maupun minuman selama belasan jam. "Karbohidrat itu masih tetap kita butuhkan pada waktu berolahraga ya, karena fungsinya sebagai sumber energi. Karbohidrat itu menjadi sumber energi yang kita bakar kalau berolahraga," kata Risky dalam temu media secara daring di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Dia mengatakan karbohidrat bisa didapatkan dari makanan seperti nasi, gandum atau roti, yang akan menjadi sumber energi yang terbakar lebih dahulu saat berolahraga. Karbohidrat juga membantu tubuh membangun massa otot ketika sedang berusaha menurunkan berat badan dan komposisi tubuh yang baik.
Sang dokter pun meluruskan pandangan bahwa karbohidrat harus dihindari jika ingin menurunkan berat badan. Jika tidak ada asupan karbohidrat, tubuh akan membakar protein. Pengabaian terhadap karbohidrat akan menurunkan otot tubuh dan menaikkan kandungan lemak dalam tubuh.
"Jadi kalau tidak ada karbohidrat itu malah nanti yang terbakar bukan lemaknya dulu, tapi mungkin proteinnya," ujar Risky.

1 week ago
9
















































