MUI: Pembebasan WNI yang Diculik Israel Bukti Kekuatan Solidaritas untuk Palestina

5 hours ago 2

Sejumlah warga melakukan aksi jumat rutin untuk Palestina di seberang Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, Jumat (22/5/3026). Aksi tersebut mengecam tindakan penculikan dan penahanan oleh militer Israel terhadap aktivis Global Sumud Flotilla saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza. Aksi tersebut juga mendoakan seluruh perjuangan dan pengorbanan para aktivis dalam misi Global Sumud Flotilla dicatat oleh Allah sebagai bagian dari jihad fi sabilillah dalam membela kemerdekaan Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi pembebasan warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditahan militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 untuk Palestina beberapa hari lalu.

“Alhamdulillah, saudara-saudara kita yang diculik oleh IDF telah dibebaskan setelah berbagai tekanan publik dan langkah-langkah diplomatik dilakukan. Pemerintah Indonesia juga melakukan upaya yang sungguh-sungguh untuk pembebasan ini,” kata Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim, Jumat (22/5/2026).

Sudarnoto menilai tindakan penahanan terhadap para pejuang kemanusiaan tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional dan tidak dapat dibenarkan secara moral.

Menurut dia, tindakan Israel terhadap para aktivis kemanusiaan menunjukkan bahwa tekanan terhadap dukungan internasional bagi Palestina akan terus dilakukan dengan berbagai cara.

Pembebasan para aktivis tersebut tidak menghapus kesalahan Israel yang dinilai tetap bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan terhadap misi kemanusiaan internasional.

“Israel yang didukung Amerika tetap menanggung kesalahan fatal atas tindakan tersebut,” katanya.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |